Pelaku Penyerangan Polres Banyumas Berbaiat kepada ISIS via Internet

Kompas.com - 13/04/2017, 06:00 WIB
Polres Banyumas menggeledah rumah warga di Desa Karangaren, Kutasari Purbalingga, Selasa (11/4/2017), yang diduga terkait penyerangan anggota polisi. Tribun Jateng/Khoirul MuzakiPolres Banyumas menggeledah rumah warga di Desa Karangaren, Kutasari Purbalingga, Selasa (11/4/2017), yang diduga terkait penyerangan anggota polisi.
EditorFarid Assifa

BANYUMAS, KOMPAS.com - Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono menjelaskan, Ibnu Dar, penyerang anggota polisi di Polres Banyumas diduga mempelajari paham Negara Islam Irak dan Suriah secara autodidak.

Menurut Condro, selain memperoleh materi melalui buku, Ibnu Dar mempelajari paham radikal ini melalui media internet.

"Dia (Ibnu Dar) merupakan simpatisan ISIS. Melalui internet, simpatisan bisa berbaiat langsung dengan ISIS," ungkap Condro kepada wartawan, Rabu (12/4/2017).

Baca juga: Diperiksa, Penyerang Polisi di Banyumas Hanya Ucapkan "Tagut, Tagut"

Aksi brutalnya dalam kejadian tersebut diduga sebagai ekspresi dendam Ibnu Dar terhadap anggota korps Bhayangkara. Alasannya, polisi selama ini getol memerangi orang-orang radikal yang sepaham dengan dia.

Ibnu Dar juga diduga sebagai simpatisan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pimpinan Maman Abdurrahman yang mendekam di Lapas Nusakambangan, Cilacap.

Kendati demikian, ia menyatakan, Ibnu Dar belum pernah menjenguk napi teroris di Pulau Nusakambangan itu.

"Jika terduga teroris lain ada yang pernah menjenguk napi teroris di Nusakambangan," sambung Condro.

Kapolda telah memerintahkan Kepala Satuan Wilayah Cilacap untuk memperketat pengamanan dan pengawasan terhadap para pembesuk napi teroris di Nusakambangan.

Baca juga: Penyerang Polisi di Banyumas Diduga Ingin Balas Dendam

Jangan sampai kegiatan tersebut dijadikan kedok bagi kelompok radikal atau simpatisan untuk memperluas pengaruh mereka di wilayah yang berdekatan dengan Lapas Nusakambangan.

"Kami sudah perintahkan Kasatwil untuk antisipasi. Jangan sampai besuk napi dijadikan kedok, kemudian membuat kos di situ dan menyebar pengaruh," tegas Condro.

Berita ini sudah tayang di Tribunnews, 13 April 2017 dengan judul Penyerang Polisi di Polres Banyumas Berbaiat ke ISIS Langsung Lewat Internet



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X