Polda Jabar Bongkar Tempat Penampungan TKI Ilegal di Purwakarta

Kompas.com - 13/04/2017, 05:49 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat berhasil mengungkap tempat penampungan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diduga ilegal di Kabupaten Purwakarta.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus melalui pesan singkatnya, Rabu (12/4/2017), menuturkan, pengungkapan ini berawal saat petugas berhasil mencegah empat orang calon TKI ilegal berangkat ke luar.

Baca juga: Selundupkan 45 TKI Ilegal Melalui Sebatik, 2 Warga Nunukan Diamankan

Keempat calon TKI ilegal itu, yakni NN, LH, DMS, dan F, diamankan petugas ketika berada di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pada Rabu sekitar pukul 11.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan adanya kejanggalan yang mengarah ke kantor penampungan TKI yang berlokasi di Kampung Karajaan, III RT/RW 005/003, Kelurahan Tegalmunjul, Purwakarta.

"Sekitar pukul 14.00 WIB, kami menuju TKP serta menemui kepala cabang," kata dia.

Di tempat penampungan itu ditemukan calon TKI yang tidak memiliki rekomendasi dari dinas kabupaten/kota setempat, serta tidak memiliki kartu tenaga kerja luar negeri (KTKLN).

Para calon TKI ditampung selama delapan bulan hingga sembilan bulan di kantor cabang tersebut sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

"Di antara calon TKI yang ditampung ada yang di bawah umur. Selain itu pengelolaannya tidak sesuai prosedur," kata dia.

Yusri mengatakan, dalam dua bulan terakhir, tempat penampungan tersebut telah dua kali memberangkatkan TKI ilegal melalui Bandara Husein Sastranegara, sementara di lokasi masih terdapat 15 calon TKI yang belum diberangkatkan.

Baca juga: TKI Ilegal Harus Bayar Sendiri Ongkos Kepulangan dari Malaysia

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa empat dus berisi dokumen perusahaan, 20 paspor, dan satu unit komputer berikut printer yang berisi data perusahaan dan calon TKI.

"Kami mengamankan satu orang pemilik perusahaan beserta 13 orang calon TKI untuk pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Jabar," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber ANTARA

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Direstui Presiden, Gedung RSUD Soekarno yang Mangkrak 9 Tahun Dibangun Kembali

Direstui Presiden, Gedung RSUD Soekarno yang Mangkrak 9 Tahun Dibangun Kembali

Regional
Kronologi Kakak Dibakar Adik gara-gara Tak Beri Uang, Disiram Bensin Saat Rebahan di Sofa

Kronologi Kakak Dibakar Adik gara-gara Tak Beri Uang, Disiram Bensin Saat Rebahan di Sofa

Regional
Angka Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Masa Transisi di Malang Raya Diperpanjang

Angka Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Masa Transisi di Malang Raya Diperpanjang

Regional
Hendak Bepergian dengan Pesawat, Keluarga Gubernur Babel Tes Swab, Anak Bungsu Positif Corona

Hendak Bepergian dengan Pesawat, Keluarga Gubernur Babel Tes Swab, Anak Bungsu Positif Corona

Regional
Siswi SMK di Gresik Tewas Gantung Diri, Polisi: Berencana Nikah Usai Lebaran

Siswi SMK di Gresik Tewas Gantung Diri, Polisi: Berencana Nikah Usai Lebaran

Regional
Warga yang Bawa Kabur 'Cool Box' Sampel Swab Ditangkap, Polisi: Dia Pikir Milik Jenazah PDP

Warga yang Bawa Kabur "Cool Box" Sampel Swab Ditangkap, Polisi: Dia Pikir Milik Jenazah PDP

Regional
Viral Status Teman Tuli Saat Tarik Tabungan di Bank: Teler Berbicara Satpam Menuliskannya Untukku

Viral Status Teman Tuli Saat Tarik Tabungan di Bank: Teler Berbicara Satpam Menuliskannya Untukku

Regional
 Detik-detik Adik Bakar Kakak Kandung karena Tak Diberi Uang

Detik-detik Adik Bakar Kakak Kandung karena Tak Diberi Uang

Regional
Balikpapan Dibebani Kasus Impor Covid-19 dari Jawa dan Sulawesi

Balikpapan Dibebani Kasus Impor Covid-19 dari Jawa dan Sulawesi

Regional
Anak Bungsu Gubernur Bangka Belitung Positif Covid-19, Diduga Terpapar Transmisi Lokal

Anak Bungsu Gubernur Bangka Belitung Positif Covid-19, Diduga Terpapar Transmisi Lokal

Regional
Kronologi Satpol PP Bacok PNS karena Tersinggung Dipaksa Buka Portal

Kronologi Satpol PP Bacok PNS karena Tersinggung Dipaksa Buka Portal

Regional
Setelah Sepekan Nihil Kasus, 1 Warga Ditemukan Positif Corona, Diduga Seorang Pejabat

Setelah Sepekan Nihil Kasus, 1 Warga Ditemukan Positif Corona, Diduga Seorang Pejabat

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk Dalam Tumpukan Jerami di Kandang Sapi

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk Dalam Tumpukan Jerami di Kandang Sapi

Regional
Tak Diberi Uang, Adik Bakar Kakak Kandung di Cianjur

Tak Diberi Uang, Adik Bakar Kakak Kandung di Cianjur

Regional
Warga Makassar Kembali Tolak Rapid Test, Blokade Jalan dan Teriaki Petugas Medis

Warga Makassar Kembali Tolak Rapid Test, Blokade Jalan dan Teriaki Petugas Medis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X