Lolos dari X Ray, TKI Ini Buang Sabu di Depan Polisi

Kompas.com - 12/04/2017, 23:17 WIB
Ilustrasi sabu-sabu Kompas.comIlustrasi sabu-sabu
|
EditorReni Susanti

NUNUKAN,KOMPAS.com – Seorang perempuan yang diduga TKI dari Tawau Malaysia, membuang bungkusan sabu-sabu seberat 20 gram di depan petugas Bea Cukai dan polisi di Pelabuhan Tunon, Taka Nunukan, Kalimantan Utara.

”Wanita tersebut lolos dari pantauan x–ray,” ujar Kasat Reskoba Polres Nunukan AKP Muhammad Hasan, Rabu (12/4/2017).

Hasan menjelaskan, perempuan itu datang sekitar pukul 14.00 Wita. Keduanya turun dari KM Labuan, kapal jurusan Tawau Malaysia–Nunukan yang sandar di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

 

(Baca juga: Mantan Kasat Narkoba yang Terlibat Bisnis Narkoba Divonis 2,5 Tahun Bui)

Saat melewati mesin x-ray di pelabuhan, petugas Bea Cukai Nunukan tidak menemukan kejanggalan terhadap barang bawaan keduanya. Sebab, sabu tersebut disimpan di saku baju yang dikenakan sehingga tidak terdeteksi x-ray.

Namun setelah keluar dari pemeriksaan x-ray, ibu tersebut membuang bungkusan berisi sabu-sabu seberat 20 gram yang dikemas dalam plastik bening. Bungkusan dibuang di hadapan polisi dan petugas bea cukai di pintu keluar.

“(Kasus ini) bukan kali pertama, sudah sering dia bawa kalau kita lihat aksinya,” imbuhnya.

(Baca juga: Indonesia Berharap Gugus Tugas Pelabuhan Laut ASEAN Mampu Berantas Peredaran Narkoba Lintas Negara)

Keduanya saat ini diamankan di Mako Polres Nunukan untuk diperiksa. Belum diketahui pasti identitas ibu-ibu tersebut. “Bukan kali pertama, sudah sering dia bawa kalau kita lihat aksinya,” imbuhnya. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Regional
PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

Regional
Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Regional
Soal Tes Massal Covid-19, Ganjar Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Takut Soal Citra

Soal Tes Massal Covid-19, Ganjar Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Takut Soal Citra

Regional
Cegah Covid-19, Wagub NTB Minta Kepala Daerah Lebih Masif Lakukan Tracing

Cegah Covid-19, Wagub NTB Minta Kepala Daerah Lebih Masif Lakukan Tracing

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Agustus 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X