Kompas.com - 12/04/2017, 22:09 WIB
Direktur Reserse Narkotika Polda Jateng Kombes Krisno H Siregar KOMPAS.com/Nazar NurdinDirektur Reserse Narkotika Polda Jateng Kombes Krisno H Siregar
|
EditorReni Susanti

SEMARANG, KOMPAS.com – Upaya Lusiana (28) menyelundupkan narkoba jenis sabu ke dalam Lapas Kedungpane, Semarang, digagalkan polisi, Selasa (11/4/2017). 

Kepala Lapas Kedungpane Semarang, Taufiqurrahman mengatakan, Lusiana merupakan pengunjung lapas. Saat berkunjung ia membawa sabu-sabu sebanyak 42 paket yang diselipkan di dalam bungkus rokok.

Rokok tersebut ditaruh dalam sebuah dompet. Uniknya, dompet itu disimpan di antara paha kaki perempuan.

“Dompetnya dijepit di antara paha perempuan ini. Lalu kita buka dan temukan bungkus rokok dengan 42 paket klip sabu ini," ujar Taufiqurrahman saat gelar perkara di Direktorat Reserse Narkotika Polda Jateng di Semarang, Rabu (12/4/2017).

(Baca juga: Tunjukkan Foto 2 Anak, Risma "Semprot" Tersangka Pengedar Narkoba)

 

Ia mengatakan, Lusiana masuk ke Lapas sekitar pukul 10.00 WIB. Saat masuk petugas mulai mencurigai perempuan itu. Begitu digeledah ternyata benar, dia membawa barang terlarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kecurigaan itu sendiri muncul ketika petugas bertanya siapa napi yang hendak dibesuk. Lalu tersebutlah nama Fajar Hidayat. Namun, setelah dicek di dalam daftar narapidana, nama Fajar tidak ada.

Perempuan itu lalu gugup. Saat itulah petugas memutuskan untuk memeriksa pelaku secara keseluruhan.

(Baca juga: Bisnis Narkoba di Indonesia Dikendalikan dari 39 LP)

 

Taufiq mengatakan, berdasarkan data pengunjung di Lapas, Lusiana ternyata sudah berulangkali masuk Lapas. Namun baru kali ini, yang bersangkutan tertangkap basah membawa (menyelundupkan) narkotika.

"Dia sudah sering menjenguk suaminya bernama Erwin Sindu Tama. Jadi, sudah paham situasi," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkotika Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Krisno H Siregar mengembangkan aktor di balik Lusiana. Pelaku sendiri tercatat di kepolisian menjadi buronan kasus narkotika sejak 19 Juli 2016.

(Baca juga: Menkumham Minta BNN Serahkan Data Bandar Narkoba di 39 LP)

 

Berdasar hasil pemeriksaan sementara, pelaku berusaha menyelundupkan narkoba melalui salah satu narapidana. Lalu narapidana menyerahkan ke narapidana yang lain. “Jadi temui orang itu, dititipi, lalu diserahkan warga binaan lain,” tutupnya. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.