Kompas.com - 11/04/2017, 17:27 WIB
Pasca-penangkapan pelaku penyerangan anggota di Mako Polres Banyumas, anggota memperketat penjagaan mako dengan melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang yang akan memasuki Mapolres Banyumas di Jl. Letjen Pol Soemarto, Selasa (11/4/2017). Foto seperti ditayangkan di situs resmi tribratanews.polri.go.id. dok.PolriPasca-penangkapan pelaku penyerangan anggota di Mako Polres Banyumas, anggota memperketat penjagaan mako dengan melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang yang akan memasuki Mapolres Banyumas di Jl. Letjen Pol Soemarto, Selasa (11/4/2017). Foto seperti ditayangkan di situs resmi tribratanews.polri.go.id.
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com - Seorang pemuda dari Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, MID (21) nekat melakukan penyerangan terhadap anggota kepolisian. Penyerangan dilakukan di Markas Polres Banyumas, Selasa (11/4/2017) siang.

Dalam aksinya ini, MID menyerang dengan membawa sepeda motor matic warna hitam dengan nomor polisi R 3920 SV. Pelaku juga membawa senjata tajam untuk menyerang anggota polisi.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Djarod Padakova mengatakan, saat ini pelaku sedang diperiksa intensif di Mapolres Banyumas.

"Benar, kejadian itu benar adanya," kata Djarod, saat dikonfirmasi.

(Baca juga: Pelaku Penyerangan Polisi di Banyumas Diduga Terkait ISIS)

Menurut Djarod, kejadian bermula pada sekitar pukul 10.10 WIB. MID yang mengendarai sepeda motor itu masuk ke dalam Mapolres dan langsung menabrakkan motornya ke arah Aiptu Ata Suparta.

Ditabrak menggunakan motor, tubuh Aiptu Ata terjatuh. Begitu pula dengan pelaku berikut sepeda motornya.

Anggota polisi Bripka Irfan yang melihat kejadian itu berusaha menolong. Namun saat akan dibantu, pelaku langsung berdiri dan mengancam Bripka Irfan dengan senjata tajam atau parang yang dikeluarkan dari belakang bajunya.

Pelaku saat itu lantas berusaha membacok Bripka Irfan. Bripka Irfan sempat terkena sabetan senjata tajam itu di bagian lengan kanan dan punggung.

Anggota polisi lainnya, Bripka Karsono, yang melihat kejadian itu ikut membantu mengejar pelaku hingga pelaku tersudut di depan tiang bendera Polres Banyumas. Namun pelaku terus melawan hingga Bripka Karsono juga ikut terkena sabetan di bagian lengan.

Anggota Polres Banyumas yang berjumlah 10 orang saat rilis pagi itu lalu membantu menangkap pelaku. Pelaku pun ditangkap.

Polisi lalu membawa ketiga rekannya dan juga pelaku ke bagian kesehatan untuk proses pengobatan. Pelaku lalu digelandang untuk menjalani proses pemeriksaan.

(Baca juga: Pelaku Penyerangan Polisi di Banyumas Masih Bungkam)

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X