Densus 88 Geledah Rumah Kos Terduga Teroris Tuban di Kendal

Kompas.com - 11/04/2017, 15:18 WIB
Kompas.com /Slamet Priyatin Kamar kos terduga teroris Tuban, Yudhistira dan Endar

KENDAL,KOMPAS.com - Densus 88 menggeledah tempat kos terduga teroris yang tertembak di Tuban Jawa Timur, Endar Prasetyo (Batang) dan Yudhistira (Kendal), di dukuh Krajan desa Montongsari Weleri Kendal, Selasa (11/4/2017).

Dalam penggeladahan itu, Densus 88, yang dibantu Tim Gegana Polda Jawa Tengah dan Polres Kendal, menyita segulung kertas dari kamar kos Endar dan Yudhistira.

Usai penggeladahan, Kapolres Kendal AKBP Firman Dharmansyah mengatakan, rumah yang berada di kampung kecil itu, ditempati oleh terduga teroris Yudhistira bersama temannya. Rumah itu, menurut dia, milik Suripto.

Firman sendiri mengaku tidak tahu apa saja yang disita oleh Densus 88.

“Saya tidak tahu berkas yang dibawa,” kata Firman.

Baca juga: Tukang Air Isi Ulang di Kendal Ditangkap Densus 88, Tetangga Kaget

Sementara itu, Suripto, pemilik rumah, mengaku orang yang yang mendatangi dirinya untuk kos bukan Yudhistira dan Endar.

“Yang nembung kos itu, orang Tersono Batang. Tapi, kok kemudian ada beberapa orang, anak muda, “ kata Suripto.

Dia menyebutkan, mereka mulai kos di rumahnya sejak 28 Maret 2017. Rencananya mereka akan kos selama satu bulan. Adapun biaya kos, satu kamar Rp 350.000 untuk setiap bulan.

“Kalau kerasan mereka rencananya mau memperpanjang, “ sebutnya.

Selama kos, tambah dia, Yudhistira dan Endar, tidak mempunyai masalah dengan tetangga. Mereka biasa membeli makanan di warung yang ada di pinggir jalan.

“Tapi mereka lewatnya kampung sebelah, “ katanya.

Kepala Desa Montongsari Weleri Jayadi mengaku kaget dengan banyaknya polisi yang datang ke wilayahnya. Apalagi setelah diketahui, ternyata mereka menggeledah rumah yang dgunakan tempat kos terduga teroris Tuban.

“Yang punya rumah tidak melapor ke kami. Jadi kami tidak tahu,” kata Jayadi.

Untuk itu, Jayadi, meminta kepada warganya, supaya melapor apabila ada orang yang kos di rumahnya. 

Baca juga: Rumah Terduga Teroris di Kendal Digeledah, 2 Kardus Bukti Disita

Kompas TV Lika-Liku Polri Buru Teroris dalam Satu Pekan



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErlangga Djumena

Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X