Kompas.com - 07/04/2017, 19:20 WIB
Eks bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman langsung sujud syukur seusai divonis bebas majelis hakim tipikor Kendari. Kontributor Kendari, Kiki Andi PatiEks bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman langsung sujud syukur seusai divonis bebas majelis hakim tipikor Kendari.
|
EditorFarid Assifa

KENDARI, KOMPAS.com - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kendari, Jumat (7/4/2017) memvonis bebas terdakwa, mantan bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman dalam kasus korupsi pembangunan kantor Bupati Konawe Utara tahun anggaran 2010-2011.

Setelah mendengarkan hasil putusan bebas yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Tipikor Kendari, Irmawati Abidin, mantan bupati Konawe Utara langsung sujud syukur.

"Bahwasannya terdakwa tidak ada unsur melawan hukum dengan tujuan memperkaya diri sendiri serta orang lain maupun koorporasi tidak terpenuhi," ucap Irmawati dalam sidang putusan itu.

Baca juga: Diduga Korupsi, Bupati Konawe Utara Jadi Tersangka

Selain itu, lanjut Irmawati, selama proses persidangan berlangsung tidak satupun bukti yang menguatkan adanya keterlibatan terdakwa dalam kasus yang telah menjeratnya.

Menurut hakim, bukan terdakwa yang telah melakukan kerugian negara, melainkan PT Voni Bintang Nusantara sebagai pihak yang melakukan pengerjaan pembangunan kantor bupati Konawe Utara.

Ditemui seusai sidang, Aswad mengaku sangat bersyukur atas keadilan yang diterimanya, meskipun selama kurang lebih setahun ia harus menjalani proses persidangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Alhamdullilah hakim berkeyakinan bahwa apa yang didakwakan kepada saya tidak terbukti. Saya tidak bersalah. Intinya kita bersyukur bahwa keadilan itu masih ada," katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Aswad Sulaiman, Abdul Rasak Naba mengaku lega karena proses persidangan selama kurang lebih setahun berbuah manis.

"Tidak sia-sia usaha kami selama ini. Sejak awal juga saya sangat yakin jika klien saya tidak bersalah," ujarnya.

Sementara itu, jaksa penuntut umum (JPU) Supardi mengungkapkan akan mendiskusikan dulu selama 14 hari atas vonis bebas hakim atas terdakwa mantan bupati Konawe Utara.

"Kita gunakan waktu berpikir dulu selama 14 hari, nanti baru kita ajukan sikap. Kalau soal kasasi belum tahu, kita rembukkan dulu ya," katanya.

Usai sidang, sejumlah kerabat eks bupati itu menangis haru sambil memeluk Aswad setelah hakim memutuskannya bebas.

Baca juga: Kasus Korupsi Proyek, Bupati Konawe Utara Kembalikan Rp 2,3 Miliar

Sebelumnya, Aswad Sulaiman ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi pada Februari 2016 dengan kerugian negara sebesar Rp 2,3 miliar saat masih menjabat sebagai Bupati Konut. Aswad ditetapkan sebagai tersangka dalam pembangunan kantor bupati tahap tiga pada tahun anggaran 2010-2011.

Kompas TV Para pelajar di Desa Lalonggaluku ini terpaksa menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai sepanjang 100 meter
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.