Kompas.com - 07/04/2017, 18:01 WIB
Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang Kontributor Semarang, Nazar NurdinBus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com – Kecelakaan yang melibatkan Bus Rapit Transit (BRT) Semarang kembali terjadi Jumat (7/4/2017) tadi.

BRT Koridor VI jurusan Universitas Diponegoro-Universitas Negeri Semarang menabrak sebuah warung di Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati sekitar pukul 07.50 WIB.

Baca juga: Akhir 2016, Trans-Semarang Tambah Dua Rute Baru

Bus bernomor polisi H 1265 AW ini menabrak warung di jalur lingkar Universitas Negeri Semarang atau di Gang Manggis, di Jalan Sekaran Raya, Rt 03/03, Kelurahan Sekaran.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Badan Layanan Umum Trans Semarang, Ade Bhakti mengatakan, saat kecelakaan, bus bantuan keuangan Pemprov Jateng tahun 2015 ini membawa empat orang, yaitu sopir, satu petugas tiket dan dua penumpang.

“Ada empat penumpang. Dua penumpang mengalami shock, satu penumpang dompetnya hilang,” kata Ade.

Ade mengatakan, sang sopir diduga tidak bisa mengendalikan busnya karena terot mengalami patah. Bus lalu berbelok kanan hingga menabrak warung. Bus juga sempat masuk ke got.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat kecelakaan ini, bus trans Semarang mengalami kerusakan di bagian kaca depan. Pantat bus juga rusak parah.

Sementara terkait warung yang rusak, pihak pengelola BRT telah menemui sang pemilik dan berjanji akan memperbaikinya.

“Pemilik warung sudah ditemui, permintaannya dikembalikan seperti semula,” tambah Ade.

Baca juga: Tabrakan Avanza dengan Bus di Puncak, Satu Orang Tewas

Pada Minggu (2/4/2017), BRT ini juga terlibat kecelakaan di dekat kampus Unika Soegijapranata, Pariwiyatan Luhur, Semarang. Bus itu bertabrakan dengan pikap dari arah berlawanan.

BRT koridor VI diluncurkan pada 31 Maret 2017, menghubungkan koridor Undip hingga Unnes Semarang.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.