Tanker Pertamina Tabrakan dengan Kargo, Stok BBM Kalbar Masih Aman

Kompas.com - 07/04/2017, 13:51 WIB
Proses pemadaman kapal tanker KM Samudera Biru 168 yang terbakar setelah bertabrakan dengan KM Rokan Permai di alur Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/4/2017) Kontributor Pontianak, Yohanes Kurnia IrawanProses pemadaman kapal tanker KM Samudera Biru 168 yang terbakar setelah bertabrakan dengan KM Rokan Permai di alur Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/4/2017)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Tabrakan kapal tanker MT Samudera Biru 168 milik Pertamina yang terjadi di Sungai Kapuas, Kalimantan Barat pada Jumat (7/4/2017) sekitar pukul 00.30 WIB tidak berpengaruh pada stok bahan bakar.

Kapal tersebut membawa 3.400 kiloliter BBM jenis pertalite dan pertamax dari Jakarta menuju Pontianak.

Area Manager Communication and Relation Kalimantan PT Pertamina, Alicia Irzanova mengatakan, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir dengan peristiwa tabrakan tersebut, karena saat ini stok di Terminal BBM Pontianak sangat banyak, mencapai 5,9 juta liter premium dan 2,3 juta liter solar.

"Sedangkan untuk stok pertamax akan disuplai dari terminal BBM terdekat, yaitu Terminal BBM Sanggau dan Sintang," ujar Alicia, Jumat (7/4/2017).

Baca juga: Ditabrak Kapal Kargo, Tanker BBM Terbakar

Alicia menambahkan, PT Pertamina saat ini sedang mempersiapkan bahan bakar jenis pertalite yang akan segera dikirim menyikapi peristiwa tabrakan ini.

"Diperkirakan lusa besok (9/4/2017) sudah akan ada suplai berikutnya, yaitu untuk produk pertalite dan pertamax yang saat ini sedang persiapan untuk keberangkatan dari Merak," tambahnya.

Saat ini, pihak Pertamina masih merinci estimasi kerugian akibat tabrakan tersebut. Untuk penyelesaiannya, Alicia menambahkan, pihaknya akan berkomunikasi secara internal dengan pihak kapal kargo tersebut.

Sementara itu, Direktur Dit Polair Polda Kalbar, Kombes Pol Alex Fauzi memaparkan, kecelakaan tersebut berawal ketika kemudi kapal KM Rokan Permai yang membawa kernel tidak berfungsi saat hendak keluar menuju arah muara. Pada saat yang bersamaan, kapal tanker masuk dari arah muara. Karena pada saat itu kondisi air pasang, sehingga kapal tanker melaju lebih cepat mengikuti arus.

"Pada saat jarak hanya sekitar 100 meter, KM Rokan Permai tidak bisa membelokkan kapal karena kemudi tidak berfungsi. Berdasarkan keterangan kapten kapal, dia sempat memerintahkan untuk mematikan mesin kapal, namun karena jarak sudah semakin dekat hingga akhirnya menabrak lambung kanan kapal," ujar Alex.

Hingga saat ini, proses pemadaman kapal tanker yang terbakar masih dilakukan. Sedangkan kapal kargo KM Rokan Permai sudah ditarik ke pelabuhan terdekat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Boyolali Tambah Rumah Sakit Rujukan

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Boyolali Tambah Rumah Sakit Rujukan

Regional
Komplotan Pencuri Gunakan Google Maps Cari Rumah yang Akan Dibobol

Komplotan Pencuri Gunakan Google Maps Cari Rumah yang Akan Dibobol

Regional
Takut Hasilnya Reaktif, Petugas KPPS Pilkada di Jateng Tolak Rapid Test

Takut Hasilnya Reaktif, Petugas KPPS Pilkada di Jateng Tolak Rapid Test

Regional
'Menghancurkan secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?'

"Menghancurkan secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?"

Regional
Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Regional
Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Regional
Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Regional
Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Regional
Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

Regional
Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X