Mahasiswi yang Diduga Bunuh Bayi Akhirnya Ditetapkan sebagai Tersangka

Kompas.com - 04/04/2017, 13:29 WIB
Ilustrasi bayi. miraclebaby.co.ukIlustrasi bayi.
|
EditorErlangga Djumena

MALANG, KOMPAS.com - Jajaran Polres Malang Kota menetapkan PWA (21), seorang mahasiswi di Universitas Brawijaya yang diduga membunuh bayi laki - lakinya usai dilahirkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka itu dilakukan setelah jajaran kepolisian mendapatkan dua barang bukti yang dianggapnya cukup untuk memulai proses penyidikan.

"Tentunya berdasarkan dua alat bukti yang menurut penyidik sudah cukup," kata Kasatreskrim Polres Malang Kota, AKP Heru Dwi Purnomo, Selasa (4/4/2017).

Baca juga: Unibraw Bantah Mahasiswinya Bunuh Bayi

PWA sendiri  masih menjalani perawatan pasca melahirkan di RSUD Saiful Anwar Kota Malang.

"Saat ini mengingat kondisinya masih sangat lemah, dan memerlukan perawatan, sehingga saat ini kita lakukan pembantaran penahanan. Sampai benar - benar yang bersangkutan sembuh dan bisa menjalani hukuman," katanya.

Di sisi lain, pihaknya juga masih menunggu hasil otopsi terhadap jenazah bayi yang dilakukan oleh pihak RSUD Saiful Anwar Kota Malang.

"Untuk penyebab kematian (bayi) kemarin kita sudah meminta ke forensik RSUD Saiful Anwar untuk melakukan otopsi dan saat ini kita masih menunggu hasil dari pada pelaksanaan otopsi tersebut," ucapnya.

Terkait dengan pengakuan tersangka bahwa dirinya adalah korban pemerkosaan, pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan. Sebab tidak pernah ada laporan terkait pemerkosaan itu.

Baca: Pelaku yang Bunuh Bayinya Usai Melahirkan Merupakan Korban Pemerkosaan

"Kita masih dalami. Tentunya kita fokus terlebih dahulu terkait dengan yang kita temukan meninggalnya seorang bayi yang ditemukan di dalam sarung tas ransel yang ada di tempat tidur ibunya sendiri," ujar dia.

Seperti diberitakan, PWA, seorang mahasiswi di Universitas Brawijaya melahirkan di dalam kamar kosnya di Jalan Sumbersari gang 1A nomor 70 RT 10 RW 1 Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

PWA sempat mengelak bahwa ia sedang melahirkan. Tidak lama memudian, pemilik kos dibantu ketua RT setempat berhasil memasuki kamar PWA dan mendapati bayi itu sudah meninggal di dalam tas ransel.

Baca juga: Seorang Mahasiswi Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya di Kamar Kos



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X