Ini Pesan Ayah Ganjar Pranowo kepada Anak-anaknya

Kompas.com - 03/04/2017, 13:39 WIB
Jenazah S Parmudji Ayah dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat dimasukan ke mobil ambulan sebelum dibawa ke Kutoarjo, Jawa Tengah KOMPAS.com / Wijaya KusumaJenazah S Parmudji Ayah dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat dimasukan ke mobil ambulan sebelum dibawa ke Kutoarjo, Jawa Tengah
|
EditorErlangga Djumena

SLEMAN, KOMPAS.com - Di mata keluarga almarhum S Parmudji, ayah dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merupakan sosok yang tegas, apa adanya, dan jujur. Parmudji juga selalu mengingatkan anak-anaknya untuk selalu jujur.

"Bapak itu tidak punya riwayat sakit, hanya memang beberapa bulan kemarin sesak nafas," ujar Kunto, anak pertama dari almarhum S Parmudji saat ditemui di ruang Forensik RSUP, Dr Sardjito Yogyakarta, Senin (03/04/2017).

Kunto menuturkan, awalnya ayahnya dirawat di RSUD Purworejo selama dua minggu. Setelah itu dirujuk ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.

"Dua minggu di RSUD Purworejo, lalu di minta ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta yang alatnya lebih lengkap," tuturnya.

Setelah dirawat selama 42 hari di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta,  sang ayah menghembuskan nafas terakhirnya pagi ini.

"Pagi tadi sekitar pukul 09.15 WIB," tuturnya.

Menurut kakak Ganjar Pranowo itu, ayahnya merupakan pribadi yang tegas dan jujur. Almarhum semasa hidupnya juga apa adanya.

"Dari dulu pesan beliau ke anak-anaknya adalah jujur, apa adanya dan satu hal lagi, sebagai orang Jawa itu harus "Ngilo Githoke", disuruh lihat diri kita sendiri, berkaca," ucapnya.

Almarhum Parmudji meninggalkan enam anak dan 17 Cucu. Selain itu almarhum juga meninggalkan 5 orang cicit.

"Rencananya akan dimakamkan di pemakaman Desa Kemawung, Kutoarjo, Jawa Tengah," tuturnya.

Sementara itu, sekitar pukul 12.30 WIB, jenazah diberangkatkan dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta menuju Kutoarjo Jawa Tengah dengan menggunakan mobil jenazah.

Tampak hadir di ruang Forensik RSUP Dr Satdjito, Kerabat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, GBPH Yudhaningrat, mantan Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu dan beberapa pengurus DPD PDI-P DIY.

Seperti diberitakan sebelumnya S Parmudji (87) Ayah dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninggal dunia pada Senin (03/04/2017) di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta pada pukul 09.15 Wib. Almarhum S Parmudji sebelumnya dirawat di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta sejak 21 Februari 2017 lalu. 

Baca juga: Ayahanda Ganjar Pranowo Wafat



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan di Muara Kubu Ditemukan Meninggal

Regional
19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

19 Tenaga Medisnya Positif Corona, RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup Sementara

Regional
Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X