Seorang Mahasiswi Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya di Kamar Kos

Kompas.com - 01/04/2017, 00:20 WIB
Ilustrasi bayi. miraclebaby.co.ukIlustrasi bayi.
|
EditorReni Susanti

MALANG, KOMPAS.com - Seorang mahasiswi di Kota Malang membunuh bayi laki -laki yang baru dilahirkannya di kamar kosnya di Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (31/3/2017).

Mahasiswi berinisial PWA (21) ini tercatat sebagai mahasiswi Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Brawijaya, Kota Malang.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Bindriyo mengatakan, kejadian itu terungkap saat Eny, pemilik kos mendengar suara bayi dari dalam kamar kos pelaku sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian, ia menggedor pintu dan menanyakannya.

Ketika itu, pelaku tidak membuka pintu dan menyangkal bahwa telah melahirkan. Kepada ibu kosnya, pelaku menyebut tangisan bayi itu berasal dari laptopnya.

"Ibu kos itu mendengar suara bayi menangis di salah satu kamar. Terus diketok, tidak dibuka. Ditanya, bilangnya suara laptop," ucap Bindriyo, Jumat (31/3/2017).

(Baca juga: Bayi Lima Bulan Meninggal Setelah Mengalami Demam Tinggi Usai Imunisasi)

Karena curiga, pemilik kos meminta bantuan ketua RT untuk mencari tahu. Keduanya lalu berhasil memasuki kamar dan menemukan seorang bayi dalam keadaan meninggal. Bayi itu ditemukan terbungkus tas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan Ketua RT masuk ke dalam kamar, ternyata ada tas berisi bayi," jelasnya.

Saat ini, bayi malang itu sudah dalam penanganan Satreskrim Polres Malang Kota. Sementara pelaku sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Langsung penyidikannya ke Polres. Saksi-saksi juga dibawa ke sana," ungkapnya.

(Baca juga: Seorang Anak Balita Meninggal Diduga Akibat Kekerasan di Panti Asuhan)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.