Listrik Bandara Husein Sempat Mati 2 Jam, Penyebabnya Masih Dicari

Kompas.com - 31/03/2017, 11:14 WIB
Terminal internasional baru di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Dok. Angkasa Pura IITerminal internasional baru di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.
Penulis Reni Susanti
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Listrik Bandara Husein Sastranegara Bandung padam selama hampir dua jam, Jumat (31/3/2017).

" Listrik padam dari jam 08.15 WIB dan baru normal kembali pada jam 10," ujar Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten (DJBB), Suargina dalam pesan singkatnya, Jumat.

Baca juga: 2017, Wajah Baru Terminal Internasional Bandara Husein Sastranegara Diperkenalkan

Suargina menjelaskan, sumber matinya listrik bukan dari PLN, melainkan terjadi gangguan di instalasi internal bandara.

"Pasokan listrik PLN masih normal," ucapnya.

Begitu mendapat laporan, petugas PLN langsung ke bandara dan berkoordinasi dengan teknisi bandara.

"Info dari Bandara Husein, suplai PLN ke Bandara dari gardu KPA, penyulang/feeder WAH melalui trafo 2 Gardu Induk Cibeureum. Dan, listrik kembali normal jam 10," tuturnya.

Baca juga: Dikomplain Ridwan Kamil, Ini Jawaban Pengelola Bandara Husein Sastranegara

Untuk penyebab gangguan instalasi, hingga kini masih dicari penyebabnya.

"Penyebabnya masih dilakukan investigasi oleh teknisi bandara," tutupnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Regional
Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X