Ledakan Keras Diduga Bom Terjadi di Poso, Warga Berhamburan

Kompas.com - 31/03/2017, 08:28 WIB
Foto // Suasana Olah TKP Ledakan Bom di Jalan Pulau Sumatera ,Gebang Rejo,Poso Kota Jumat (31/3/2017) Mansur K103-15Foto // Suasana Olah TKP Ledakan Bom di Jalan Pulau Sumatera ,Gebang Rejo,Poso Kota Jumat (31/3/2017)
|
EditorFarid Assifa

POSO, KOMPAS.com - Ketenangan warga Poso di Sulawesi Tengah pada Jumat (31/3/2017) subuh kembali dikejutkan dengan ledakan keras yang diduga berasal dari bom.

Titik ledakan berada di tugu bundaran Jalan Pulau Sumatera atau tepatnya di depan bangunan Pasar Sentral Lama, Kelurahan Gebang Rejo, Kecamatan Poso Kota.

Baca juga: Tim Gegana Amankan 17 Bom Rakitan di Kandang Ayam

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, ledakan tersebut, meskipun tidak mengakibatkan korban jiwa, tekah mengakibatkan kerusakan pada bagian bangunan tugu. Aparat kepolisian dari Satuan Gegana Brimob Polda Sulteng dan Polres Poso yang tiba di lokasi kemudian mengamankan lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).


Dari hasil olah TKP sementara, tim Inafis Polda Sulteng dan Polres Poso mengamankan sejumlah barang bukti berupa serpihan bom pipa paralon, lakban dan potongan besi.

Untuk kelancaran proses olah TKP, puluhan aparat kepolisian dengan senjata lengkap disiagakan di lokasi untuk mencegah masyarakat agar tidak mendekati lokasi.

Saksi mata, Ama Bia Himo (55), warga Kelurahan Kayamanya, menjelaskan, penjual makanan campuran di sekitar lokasi ledakan mengatakan, ledakan keras menyerupai bom terjadi saat situasi jalan sedang sepi.

Menurutnya, saat ledakan terjadi, seluruh pelanggan yang sedang makan di warungnya langsung berhamburan keluar dan mengamankan diri karena ketakutan, hingga akhirnya polisi datang ke lokasi.

"Suara ledakan terdengar satu kali dan sangat keras. Para pelanggan yang makan serta warga yang masih begadang langsung keluar mengamankan diri karena dia kira bom," ungkap Ama.

Sementara itu, Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto yang ikut dikonfirmasi saat berada di lokasi belum bersedia memberikan keterangan resmi. Pihaknya masih menunggu hasil olah TKP.

Baca juga: Pelemparan Bom Molotov Rumah Ketua DPD PAN Gresik, 9 Saksi Diperiksa

Menurutnya, sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap jenis ledakan yang menyerupai bom dengan daya ledak rendah.

"Saya belum bisa memberikan keterangan secara resmi semua masih dalam proses penyelidikan untuk menentukan apakan benda tersebut bom dan apa motifnya," jelas Kapolres.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Doa Sang Anak untuk Rosna, Wanita Pertama Asal Maluku yang Taklukan Carstensz

Ini Doa Sang Anak untuk Rosna, Wanita Pertama Asal Maluku yang Taklukan Carstensz

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ular Berkaki Ditemukan Mati di Karhutla Riau | Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4

[POPULER NUSANTARA] Ular Berkaki Ditemukan Mati di Karhutla Riau | Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4

Regional
Mi Rebus hingga Ikan Palumara, Menu Andalan Kantin Arowana Mace Ardi Unhas yang Sulit Dilupakan

Mi Rebus hingga Ikan Palumara, Menu Andalan Kantin Arowana Mace Ardi Unhas yang Sulit Dilupakan

Regional
Fakta Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Dipukul di Halaman Satlantas hingga Mobil Patroli

Fakta Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Dipukul di Halaman Satlantas hingga Mobil Patroli

Regional
Kisah Kantin Legendaris Arowana Mace Ardi Unhas, Bisa Utang hingga Jadi Tempat Mengadu Mahasiswa

Kisah Kantin Legendaris Arowana Mace Ardi Unhas, Bisa Utang hingga Jadi Tempat Mengadu Mahasiswa

Regional
Fakta di Balik Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4, Tak Ada Keturunan hingga 1 Dapat Penangan Khusus

Fakta di Balik Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4, Tak Ada Keturunan hingga 1 Dapat Penangan Khusus

Regional
Fakta Video Asusila Guru Honorer di Purwakarta, Sakit Hati hingga Terancam 6 Tahun Penjara

Fakta Video Asusila Guru Honorer di Purwakarta, Sakit Hati hingga Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Heboh Toilet Tanpa Sekat di Stasiun Ciamis, Bagaimana Kisahnya?

Heboh Toilet Tanpa Sekat di Stasiun Ciamis, Bagaimana Kisahnya?

Regional
BERITA FOTO: Melihat dari Dekat Wajah Calon Ibu Kota Baru

BERITA FOTO: Melihat dari Dekat Wajah Calon Ibu Kota Baru

Berita Foto
Jumat Malam, Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya

Jumat Malam, Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya

Regional
Kejanggalan TKW Lily, Tanda Tangan Dipalsukan hingga Organ Tubuh Diduga Diambil

Kejanggalan TKW Lily, Tanda Tangan Dipalsukan hingga Organ Tubuh Diduga Diambil

Regional
Rektor: Mosi Tidak Percaya pada Jokowi Bukan Sikap Resmi Mahasiswa Unpad

Rektor: Mosi Tidak Percaya pada Jokowi Bukan Sikap Resmi Mahasiswa Unpad

Regional
Pasangan Non Muhrim Dicambuk, Sempat Terhenti karena Kena Leher

Pasangan Non Muhrim Dicambuk, Sempat Terhenti karena Kena Leher

Regional
Dua Tahun Dipaksa Mengemis, Bocah 9 Tahun Dirantai Orangtua Jika Tak Bawa Rp 100 Ribu

Dua Tahun Dipaksa Mengemis, Bocah 9 Tahun Dirantai Orangtua Jika Tak Bawa Rp 100 Ribu

Regional
Ini Motif 3 Pelaku Aniaya Mahasiswa Timor Leste hingga Tewas

Ini Motif 3 Pelaku Aniaya Mahasiswa Timor Leste hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X