Kompas.com - 27/03/2017, 14:31 WIB
|
EditorErlangga Djumena

SURABAYA, KOMPAS.com - Sejumlah desa di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur tergenang banjir akibat hujan pada Minggu (26/3/2017).

Hingga Senin (27/2/2017) tengah hari, tercatat masih ada 77 orang mengungsi akibat banjir tersebut di kantor kecamatan, dan 7 orang di balai desa.

Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, genangan tertinggi berada di wilayah kecamatan Mojoanyar dengan ketinggian 100 cm.

Sementara genangan air di wilayah Desa Jotangan Kecamatan Mojosari ketinggian genangan mencapai 80 - 90 centimeter.

"Ada 77 orang hingga siang ini diungsikan di kantor kecamatan Mojoanyar, dan tujuh orang lagi di balai desa Sadartengah kecamatan setempat," kata Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Sudarmawan.

Tingginya debit air di sejumlah sungai karena hujan yang terjadi sejak Minggu sore, berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Mojokerto, juga sempat meluap dan merusak rumah non permanen milik warga.

Tidak hanya itu, kata Sudarmawan, air juga menggenangi sawah warga, sehingga warga tidak bisa beraktivitas di sawah.

"Debit Sungai Klontar yang mengarah ke sungai Katir juga membuat beberapa titik tanggul jebol," jelasnya.

Tim BPBD kata dia juga sudah mengirim Dapur Lapangan di lokasi pengungsian untuk menjamin kesediaan kebutuhan makanan bagi pengungsi.

"Semoga cuaca tidak semakin buruk dan hujan tidak deras sehingga debit air tidak terjadi peningkatan," ucapnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X