Seorang Pelajar di Mamasa Tewas Setelah Digigit Anjing Gila

Kompas.com - 25/03/2017, 10:23 WIB
Riska (16), salah seorang siswi SMTK Mamasa sulaweis barat tewas setelah digigit anjing gila saat berangkat ke sekolah bersama sejumlah teman-temannya Rabu lalu. KOMPAS.com/JUNAEDIRiska (16), salah seorang siswi SMTK Mamasa sulaweis barat tewas setelah digigit anjing gila saat berangkat ke sekolah bersama sejumlah teman-temannya Rabu lalu.
|
EditorErlangga Djumena

MAMASA,KOMPAS.com - Riska (16 tahun) siswa kelas 2 SMTK (Sekolah Menengah Teologia Kristen) setingkat SMA di Mamasa, tewas setelah sakit karena digigit anjing gila.

Suasana duka menyelimuti keluarga di Dusun Rante Pongko, Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Sabtu (25/3/2017). Puluhan keluarga dekat korban yang datang melayat sempat histeris mendapati jenazah korban.

Paman korban, Tandikaraeng menceritakan, beberapa waktu lalu, korban yang sedang menuju sekolah bersama teman-temannya tiba-tiba diserang anjing gila. Riska yang digigit tangannya berusaha melepaskan diri namun anjing terus menyerang dan mengigit korban. Hingga akhirnya mendapat pertolongan warga.

Riska sempat dibawa ke puskemas untuk diobati. Namun karena tidak ada vaksin korban pun dirujuk ke rumah sakit. Dokter juga memberi pengantar kepada keluarga korban untuk mendatangi dinas kesehatan dan instalasi farmasi Mamasa.

“Petugas di puskemas beralasan tak ada vaksin rabies dan merujuk korban ke rumah sakit. Tetapi kata petugas di dinas juga tidak ada vaksin makanya keluarga korban memilih memulangkan ke rumahnya dan diobati seadanya,” ujar Tandikaraeng.

Keluarga pun memberikan beragam obat tradisional yang diyakini bisa menangkal penyakit rabies. Sampai akhirnya korban menghembuskan nafas terakhirnya hari ini.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum dibawa pulang ke rumah dan diobati secara tradisional,” ucap Kaleb, kakek korban.

Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, membantah vaksin rabies di dinas kesehatan tidak tersedia. Vaksin rabies hanya ada di dinas kesehatan karena di puskesmas Mamasa belum tersedia tempat penyimpanan vaksin khusus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.