Harapan, Badak Sumatera Berusia 10 Tahun Pulang dari AS ke Way Kambas

Kompas.com - 24/03/2017, 15:53 WIB
Harapan, Badak sumatera jantan saat berada di sekitar kandangnya di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Provinsi Lampung, Senin (20/3/2017). Kepulangan badak Harapan dari Kebun Binatang dan Taman Botani Cincinnati, Amerika Serikat tahun 2015, ke habitat aslinya di Sumatera, Indonesia, ini diharapkan dapat memberikan kelestarian dan upaya sukses konservasi badak sumatera. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGHarapan, Badak sumatera jantan saat berada di sekitar kandangnya di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Provinsi Lampung, Senin (20/3/2017). Kepulangan badak Harapan dari Kebun Binatang dan Taman Botani Cincinnati, Amerika Serikat tahun 2015, ke habitat aslinya di Sumatera, Indonesia, ini diharapkan dapat memberikan kelestarian dan upaya sukses konservasi badak sumatera.
|
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com - Harapan namanya.

Saat dijumpai di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Provinsi Lampung, Senin (20/3/2017), badak Sumatera jantan bercula dua berusia 10 tahun itu asyik bermain sambil sesekali memakan dedaunan di sekitar kandangnya.

Harapan telah tinggal sekitar satu tahun lebih di Way Kambas. Meskipun merupakan spesies asli Sumatera, Harapan lahir di Cincinnati Zoo, Amerika Serikat, pada tahun 2007 dari pasangan Emi dan Ipuh.

Harapan memiliki dua saudara, masing-masing Andalas (badak jantan) dan Suci (badak betina) yang semuanya sama-sama lahir di Cincinnati Zoo.

Harapan membutuhkan setidaknya waktu dua tahun untuk dapat beradaptasi dengan cara hidup barunya di hutan tropis, terutama dari sisi pakannya.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Harapan, Badak sumatera jantan saat berada di sekitar kandangnya di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Provinsi Lampung, Senin (20/3/2017). Kepulangan badak Harapan dari Kebun Binatang dan Taman Botani Cincinnati, Amerika Serikat tahun 2015, ke habitat aslinya di Sumatera, Indonesia, ini diharapkan dapat memberikan kelestarian dan upaya sukses konservasi badak sumatera.
Badak yang terbiasa diberi makanan yang berbeda di kebun binatang itu harus beradaptasi secara perlahan dengan makanan asli dari vegetasi hutan yang ada di lingkungan taman nasional saat dikembalikan ke habitatnya.

“Sampai saat ini, Harapan baik-baik saja. Habitat lingkungan dan suasananya nyaman. Di sini, kami melakukan pemantauan 24 jam penuh termasuk pengecekan darah, urine, dan fesesnya. Bila tidak ada kelainan, Harapan akan terus bertumbuh dengan sehat,” kata Dokter Zulfi Arsan, salah satu dari ketiga dokter yang merawat seluruh badak termasuk badak Harapan.

Harapan diharapkan mampu meneruskan generasi badak di masa yang akan datang sebagai
pejantan.

"Jumlah populasi badak sumatera di dunia teramatlah sedikit yang tersebar di empat
kantong, yaitu Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Taman Nasional Gunung Leuser, dan Taman Nasional Kutai, diperkirakan hanya tinggal sekitar 70 sampai 100 individu saja", tutup Dokter Zulfi.

Badak Sumatera merupakan satwa sangat langka dan dilindungi di dunia. Yayasan Badak Indonesia pernah merilis, dalam 10 tahun terakhir, populasi badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) mengalami penurunan hingga 50 persen.

Oleh karena itu, kepulangan badak yang diberi nama Harapan ini diharapkan dapat menjamin keberlanjutan generasi dan konservasi badak Sumatera.

 

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Harapan, Badak sumatera jantan saat berada di sekitar kandangnya di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Provinsi Lampung, Senin (20/3/2017). Kepulangan badak Harapan dari Kebun Binatang dan Taman Botani Cincinnati, Amerika Serikat tahun 2015, ke habitat aslinya di Sumatera, Indonesia, ini diharapkan dapat memberikan kelestarian dan upaya sukses konservasi badak sumatera.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X