Bendahara DPRD Pangkal Pinang Tersangka Kasus Perjalanan Dinas Fiktif

Kompas.com - 24/03/2017, 15:30 WIB
Kantor DPRD Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung. heru dahnur/kompas.comKantor DPRD Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung.
|
EditorFarid Assifa

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Seorang bendahara yang bertugas di DPRD Pangkal Pinang, Kepulauan Belitung, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan perjalanan dinas fiktif.

“Bendahara atau juru bayar berinisial B telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Plt Kepala Kejaksaan Negeri Pangkal Pinang, Meiza Khoirawan, Jumat (24/3/2017).

Baca juga: Kasus Perjalanan Dinas Fiktif, Kejaksaan Kolaka Tahan Dua Tersangka

Meiza mengatakan, pihaknya berencana memeriksa sejumlah anggota dewan.


Kasus yang ditangani pihak kejaksaan diduga melibatkan sedikitnya 13 anggota dewan dari berbagai fraksi, dengan anggaran yang sudah terpakai Rp 300 juta.

Dugaan perjalanan dinas fiktif mulai terendus setelah adanya laporan yang masuk ke pihak kejaksaan pada Februari 2017.

Uang dinas wakil rakyat dilaporkan bermasalah karena tidak sesuai dengan agenda yang disusun Badan Musyawarah.

“Bendahara yang kini tersangka dengan sengaja membayarkan uang dinas meskipun ada anggota dewan yang tidak ikut kunker atau mengalihkan perjalanan di luar agenda,” ujarnya.

Sementara pihak DPRD Pangkal Pinang mengklaim kasus dugaan perjalanan dinas fiktif itu hanya isu yang tidak terbukti kebenarannya.

“Hanya kami baca di koran. Kepada staf sudah diminta untuk berhati-hati,” kata Sekretaris DPRD Pangkal Pinang, Latip Pribadi.

Latip mengatakan, jika ada proses hukum, pihaknya akan terbuka untuk memberi penjelasan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X