Pelemparan Bom Molotov Rumah Ketua DPD PAN Gresik, 9 Saksi Diperiksa

Kompas.com - 23/03/2017, 18:31 WIB
|
EditorReni Susanti

GRESIK, KOMPAS.com – Sebanyak sembilan saksi diperiksa terkait pelemparan bom molotiv di di rumah Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Gresik, Khamsun, Senin (20/3/2017) malam.

“Sampai hari ini, ada sembilan saksi yang kami mintai keterangan. Ini sedang kami dalami lagi, dan tidak menutup kemungkinan saksi akan bertambah,” ujar Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito, Kamis (23/3/2017).

Boro menjelaskan, pihaknya terus melakukan penyelidikan. Ia tidak ingin berandai-andai atau menduga mengenai motif pelaku.

"Semoga akan ada titik terang dalam waktu dekat. Saya juga meminta doa dari masyarakat semua, agar bisa segera mengungkap kasus ini,” tuturnya.

(Baca juga: Ketua DPD PAN Gresik Tak Tahu Alasan Teror Bom Molotov pada Dirinya)

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Adam Purbantoro mengatakan, selain memeriksa saksi-saksi, pihaknya memasang alat perekam atau closed-circuit television (CCTV) di depan rumah Khamsun.

Meskipun sebagian orang beranggapan hal itu sia-sia karena CCTV baru dipasang setelah kejadian.

“Tidak apa-apa, itu menjadi bagian dari upaya kami dalam memberikan pengayoman dan pengamanan. Karena CCTV itu, tidak hanya untuk mengamati tindak kejahatan di sekitar area di sana, tapi kami juga bisa mengamati hal-hal lain seperti arus lalu lintas. Apakah terjadi kemacetan atau tidak, dan sebagainya,” tuturnya.

CCTV yang dipasang di depan rumah Khamsun, sambung Adam, langsung terhubung dengan layar pantau di Polres Gresik.  

“Siapa tahu juga, ada yang berperilaku mencurigakan dan terekam kamera CCTV. Dan siapa tahu juga, dia itu adalah salah satu pelaku pelemparan bom molotov kemarin. Jadi tidak ada salahnya CCTV itu dipasang,” lanjut dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, rumah Khamsun dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal pada Senin (20/3/2017) malam. Akibatnya, sebagian teras rumah dan juga bagian mobil Honda Freed W 1397 BO terbakar.

(Baca juga: Rumah Ketua DPD PAN Dilempar Bom Molotov, Polisi Diminta Usut Tuntas)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X