Kompas.com - 23/03/2017, 10:31 WIB
Penulis Dimas Wahyu
|
EditorCaroline Damanik

"Ibu-ibu sempat diantar, tetapi kalau yang masih muda, enggak dibawa. Non-muhrim. Hehehe," katanya.

Dihadang sopir angkot

Saat akan mengantar salah seorang penumpang yang ingin ke rumah sakit, Iwa hampir terkena sweeping sopir angkot. Namun, kebetulan, saat itu ada iring-iringan DLLJ menuju Balai Kota.

"Ada penumpang yang mau gantian shift jaga ibunya di rumah sakit. Katanya sudah 2 jam nunggu angkot. Setelah jalan, kami papasan dengan kelompok sopir angkot Jasinga-Laladon. Lumayan chaos. Mereka sampai berhentiin taksi di depan gerbang IPB, tetapi ya saya berusaha mengamankan diri dengan ikut di belakang konvoi DLLAJ," ujar Iwa.

Pria yang merupakan pemilik SAE Force, sebuah usaha penyedia suku cadang pesawat, itu juga mengaku ada untungnya mengendarai motor sport 250 cc karena cenderung tidak dianggap sebagai ojek online.

Meski demikian, dia sempat pula distop kelompok sopir angkot di daerah Bubulak.

"Sempat diberhentikan juga saat di Bubulak. Mereka tanya, ya saya jelasin saja. Saya cuma relawan, ada waktu, kasihan ini telantar. Ya sudah, mereka cuma suruh lewat saja," ujar Iwa.

Dia lalu mengaku bahwa istrinya sempat kaget dengan kegiatannya ini karena sebelumnya dia tidak menceritakan rencananya ini.

"Kalau ngomong, masalahnya agak susah diizinin (istri). Yang penting jalan aja dulu. Setelah beres, saya kasih foto-fotonya. Nah ini yang dilakuin. Dia cuma bilang, ya Allah kok enggak bilang-bilang. Mungkin karena ngeri juga ya karena memang kondisinya seperti itu," tambah Iwa.

Iwa kemudian memperlihatkan foto-foto kegiatannya juga di Facebook. Lantas, banyak orang yang kemudian mau ikut untuk bantu mengantar korban demo angkot.

Respons dari forum pengguna Z250, Z-Owner, juga muncul. Namun, respons paling banyak datang dari grup Facebook "Masyarakat Cinta Bogor".

"Memang butuh trigger. Mudah-mudahan hari ini sudah tidak terjadi demo lagi. Cuma, tadi pagi lewat, belum ada angkot juga. Mudah-mudahan kami jalanlah siang, sama pakai stiker, dan lebih baik lagi kalau ada izin dari kepolisian jadi supaya jelas, supaya bebas sweeping. Saya mau usahakan bikin (izin polisi) supaya juga jadi contoh yang lain. Soalnya kan enggak mungkin koordinasi langsung, cuma bisa lewat Facebook," tuturnya.

(Baca juga: Cerita Relawan yang Angkut Penumpang Telantar Gratis Saat Sopir Angkot Mogok)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.