Kompas.com - 20/03/2017, 12:23 WIB
Menkominfo Rudiantara dan Gubernur Kalbar Cornelis saat Deklarasi Masyarakat Kalimantan Barat Anti Hoax di Pontianak (19/3/2017) Dok. Biro Humas Pemprov KalbarMenkominfo Rudiantara dan Gubernur Kalbar Cornelis saat Deklarasi Masyarakat Kalimantan Barat Anti Hoax di Pontianak (19/3/2017)
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

PONTIANAK, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mengatakan, hoax bukan sekadar informasi palsu. Namun lebih dari itu, informasi hoax yang kemudian menjadi viral di media sosial bisa memicu keributan, bahkan merembet hingga menjadi kerusuhan.

Hal tersebut disampaikan Rudiantara dalam rangkaian kegiatan Deklarasi Masyarakat Kalimantan Barat Anti Hoax bersama di Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Minggu (19/3/3017).

Informasi hoax tersebut, menurut dia, menghabiskan energi dan berpotensi mengganggu keamanan nasional. Pemerintah pun saat ini serius dalam upaya memerangi berita-berita hoax.

(Baca juga: Tunawisma Disiksa Warga yang Termakan Hoax, Ribuan Selebaran Disebar)

Rudiantara menambahkan, di era digital saat ini, berita hoax menyebar begitu cepat dan diserap masyarakat mentah-mentah.

Dia juga menegaskan, pihaknya terus melakukan langkah-langkah untuk menekan beredarnya berita-berita hoax tersebut, salah satunya melakukan pemblokiran situs.

"Pemblokiran sebenarnya merupakan langkah akhir. Nah, untuk tingkat Provinsi, Kalimantan Barat menjadi Provinsi pertama dalam deklarasi masyarakat Anti Hoax," ujar Rudiantara, Minggu (19/3/2017).

“Pemerintah mendorong adanya semacam kode etik untuk menggunakan media sosial. Kode etik dimaksudkan menjadi batasan, seluruh masyarakat Indonesia harus bergerak untuk melawan hoax,” tambah dia.

(Baca juga: Ini Cara Membendung Hoax )

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, mengimbau masyarakat Kalbar terutama anak-anak muda untuk menggunakan teknologi informasi secara positif dan bisa menciptakan aplikasi-aplikasi yang berguna untuk membantu masyarakat.

“Teknologi ini sudah tanpa batas, kita maunya hal-hal yang positif dan bisa memudahkan masyarakat kita, jadi bagaimana petani bisa memotong mata rantai kelompok tertentu, sehingga hasil pertaniannya bisa langsung kepada pembeli dengan menggunakan aplikasi TI terutama harga," ujar Cornelis.

Teknologi informasi, sambung Cornelis, membantu manusia dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan untuk menghancurkan negara menyebarkan rasa kebencian dan sebagainya.

“Kita punya kementerian komunikasi dan informasi yang tugasnya bagaimana menyampaikan informasi dengan benar dan menyaring informasi yang tidak benar, karena kita semua tahu yang terjadi akibat berita bohong atau hoax yang memang sengaja diciptakan untuk memecah belah kita, negara-negara sekarang perang menggunakan IT, Irak bisa membelokan senjata Nuklir Amerika (Serikat) dengan IT," ujarnya.

Untuk itu, Gubernur terpilih dua periode ini menghendaki anak-anak muda Kalbar bisa menciptakan aplikasi-aplikasi baru sehingga bisa bermanfaat untuk kepentingan masyarakat.

Baca juga: Facebook Mulai Beri Peringatan di Berita Hoax

Kompas TV Guna melawan masifnya berita hoax yang beredar di media sosial saat ini,Polri bentuk biro baru yakni biro multimedia. Diharapkan biro ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi berita tidak benar yang kerap kali memberikan efek negatif

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.