Pelaku Sodomi 30 Anak Ditangkap di Medan

Kompas.com - 20/03/2017, 12:06 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/ EDI JUNAEDIIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com - Samsul Anwar (36), terduga pelaku sodomi 30 anak di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, ditangkap di Kota Medan, Sabtu (18/3/2017).

Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtana yang dihubungi via telepon membenarkan penangkapan warga Batang Angkola, Kabupaten Tapse, itu di Medan.

Menurut dia, saat ini pelaku sudah diamankan di Polresta Tapsel. Soal total jumlah korban dan motif pelaku melakukan perbuatannya, Rony menuturkan, ada 30 anak.

"Total korban hingga saat ini 30 anak. Motifnya untuk kepuasan pribadi," ucapnya, Senin (20/3/2017).

Pelaku, lanjutnya, selalu mengajak jalan-jalan para korban sebelum menjalankan aksinya. Perbuatan pelaku terbongkar saat salah satu korban, RAH (5), mengadu kesakitan kepada orangtuanya setelah pulang jalan-jalan bersama pelaku.

Orangtua RAH sempat mendatangi pelaku dan menanyainya, tetapi pelaku hanya diam. Setelah dibantu kepala desa dan warga menginterogasi, pelaku mengakui perbuatannya.

Mendengar pengakuan pelaku, warga yang khawatir menanyai anak-anaknya. Sebanyak 17 anak berumur mulai dari lima tahun sampai 12 tahun mengaku pernah mengalami hal serupa oleh pelaku.

Setelah tahu dirinya dilaporkan, pelaku kabur dari kampungnya. Pasca-kejadian ini, pada Selasa (14/03/2017), orangtua dari 12 anak yang diduga menjadi korban pelaku diundang ke Polres Tapsel.

Dari pertemuan tersebut diketahui, diduga korban mencapai 16 orang, yakni P (12), RAH (5), MRD (8), RRT (7), PEBT (12), dan AA (10). Kemudian KM (11), MZH (7), I (7), ZH (7), MA (11) RRG (8). Sementara itu, empat anak korban lain masih dalam pemeriksaan.

Sejak para orangtua korban membuat laporan polisi pada 3 Maret 2017, pelaku melarikan diri.

Informasi kaburnya pelaku tersebar ke Polda Sumut dan jajarannya. Lewat akun Facebook-nya, keberadaan pelaku diketahui berada di kawasan Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai.

Kasat Reskrim Polresta Tapsel, AKP Jama K Purba bersama anggotanya langsung berangkat ke Medan dan menangkap pelaku. Saat diringkus, pelaku mengaku ke Medan untuk berdagang Kebab Turki.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan pemeriksaan lebih lanjut, pelaku dibawa ke Mapolres Tapsel.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X