Kompas.com - 19/03/2017, 20:21 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat memberi sambutan dalam acara deklarasi dukungan Partai Nasdem Ridwan Kamil for Jabar 1 di Lapangan Tegalega Bandung, Minggu (19/3/2017) KOMPAS. com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat memberi sambutan dalam acara deklarasi dukungan Partai Nasdem Ridwan Kamil for Jabar 1 di Lapangan Tegalega Bandung, Minggu (19/3/2017)
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Sikap Ridwan Kamil yang menerima deklarasi dukungan Partai Nasdem saat ini dinilai berpotensi blunder bagi karier politiknya.

Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran, Muradi menilai, menerima pinangan dari Partai Nasdem bakal mendatangkan masalah yang tak sedikit bagi pria yang kerap disapa Emil ini.

Muradi menuturkan, ada lima alasan Emil dinilai bisa melakukan blunder politik.

"Pertama, deklarasi tersebut membuat warga Kota Bandung merasa ditinggalkan. Dengan sisa waktu kurang dari dua tahun, kehadiran RK (Ridwan Kamil) pada deklarasi tersebut juga menyiratkan ambisi politik Ridwan Kamil yang menggebu," kata Muradi, Minggu (19/3/2017).

Dia menilai, deklarasi yang terlalu dini akan membuat konsentrasinya dalam memimpin Kota Bandung terganggu.

"Secara etika politik, baik bagi Ridwan Kamil untuk tetap fokus menuntaskan program kerjanya di Bandung. Meski tetap harus membangun komunikasi dengan partai politik dan relawan dalam kerangka Pilgub Jabar 2018," kata dia.

Alasan kedua, lanjut Muradi, deklarasi tersebut secara eksplisit menutup ruang koalisi bersama dalam pengajuan Emil sebagai bakal Cagub Jabar 2018.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan hanya 5 kursi (Nasdem) di DPRD Jabar, keberadaan Nasdem tentu tidak akan bisa mengajukan sendiri dalam mengusung RK, perlu dukungan dari partai lain. Langkah Nasdem dengan mengambil momentum tersebut akan membuat partai lain berpikir dua kali untuk ikut dalam gerbong dukungan ke Ridwan Kamil," ujarnya.

"Sementara partai politik lain yang sejak awal ingin mengusung Ridwan Kamil juga akan mengambil sikap yang sama. Situasi ini tentu akan menyandera Ridwan Kamil dalam situasi politik yang tidak cukup nyaman," tambah Muradi.

(Baca juga: Ridwan Kamil: Izinkan Saya Mengabdi Lebih Luas )

Aspek ketiga yang membuat Emil berpotensi melakukan blunder politik, yakni adanya peluang Emil tersandera kepentingan politik Partai Nasdem.

"Betapa pun Partai Nasdem menegaskan tetap membuka ruang bagi dukungan bersama untuk Ridwan Kamil, tapi sebagai partai yang pertama kali mengusung dan mendeklarasikan Ridwan Kamil sebagai bakal cagub, Nasdem akan memilih untuk membangun daya tawar politik kepada partai-partai politik lainnya," tutur Muradi.

Alasan keempat, lanjut Muradi, deklarasi itu akan mengubah peta politik di Jabar. Partai yang sejak awal menunggu momentum yang tepat, kemungkinan akan melakukan barisan kokoh namun pragmatis dengan melakukan koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera.

"Maka hal tersebut dimungkinkan untuk mengusung calon yang dianggap bisa mematahkan posisi politik Ridwan Kamil di Jabar," ucapnya.

Alasan kelima, menurut Muradi, dengan kondisi itu, maka hasil survei yang selama ini muncul akan berubah. Artinya, lanjut dia, jika sinisme menguat karena deklarasi yang terlalu dini untuk maju di Pilkada Jabar, maka posisi (survei) Ridwan Kamil berpotensi secara bertahap akan goyah dan tergeser dari puncak.

"Situasi ini jika tidak dikelola dengan baik, maka nasib Ridwan Kamil akan sama dengan seperti Dede Yusuf pada Pilgub 2013, yang mana secara sistematis tergeser terjun bebas, dan kalah pada Pilgub 2013. Padahal Dede Yusuf sejak awal selalu memuncaki hasil survei," tuturnya.

(Baca juga: Surya Paloh Beri Tiga Syarat untuk Ridwan Kamil )

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.