Kapal Pesiar dari Australia Kembali Bersandar di Pulau Komodo

Kompas.com - 19/03/2017, 19:01 WIB
Arsyip Syahbandar Labuan Bajo. Kapal pesiar MV Sirena saat berlabuh di Perairan Pulau Komodo, Minggu (19/32017). Sebanyak 472 wisatawan asing turun dari kapal di Loh Liang untuk melihat Komodo.(Arsyip Syahbandar Labuan Bajo)

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Kapal pesiar dari Darwin, Australia, kembali bersandar di perairan Pulau Komodo, Minggu (19/3/2917).

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan II Labuan Bajo, Usman Husin, mengatakan, kapal dengan berat kapal 30,277 gross ton (GT) dan panjang 180,5 meter itu tiba dan berlabuh di Pulau Komodo sekitar jam 12.00 Wita.

Saat berlabuh, petugas dari Syahbandar, Bea Cukai, imigrasi dan KKP melakukan pemeriksaan dokumen di atas kapal pesiar MV Sirena yang dinakhodai Captain Guillia Resa itu.

Husin menjelaskan, kapal pesiar itu membawa 630 penumpang berwarganegara asing serta kru kapal sebanyak 405 orang.


Ada sekitar 472 penumpang yang kemudian melanjutkan perjalanan ke Loh Liang, Pulau Komodo. Selama di Loh Liang, wisatawan asing itu dipandu oleh ranger lokal dan dari pihak Balai Taman Nasional Komodo.

"Kapal pesiar MV Sirena berbendera Marshal Islane. Selanjutnya kapal itu berwisata ke Pulau Dewata, Bali," ungkapnya.

Data yang dihimpun dari pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan II Labuan Bajo bahwa selama Januari-Maret ini sudah 13 kapal pesiar yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT.

Sementara itu, sepanjang 2016, ada 24 kapal pesiar yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo. Diperkirakan, pada tahun 2017 ini ada peningkatan kunjungan wisatawan dengan menggunakan kapal pesiar.

"Daya tarik binatang langka Komodo memikat wisatawan dunia berkunjung ke Taman Nasional Komodo dengan menggunakan Kapal pesiar," tuturnya.



EditorCaroline Damanik

Terkini Lainnya

Dana Rp 1,4 Triliun dari Bank Dunia untuk Atasi Sampah Citarum

Dana Rp 1,4 Triliun dari Bank Dunia untuk Atasi Sampah Citarum

Regional
5 Fakta Erupsi Gunung Agung, Buat Kaca Rumah Bergetar hingga 13 Desa Dilanda Hujan Abu

5 Fakta Erupsi Gunung Agung, Buat Kaca Rumah Bergetar hingga 13 Desa Dilanda Hujan Abu

Regional
Tim Mudik Gesit Kompas: 2 Juta Kendaraan Bakal Padati Tol Tangerang Merak, Ini Strategi Pengelola Antisipasi Macet

Tim Mudik Gesit Kompas: 2 Juta Kendaraan Bakal Padati Tol Tangerang Merak, Ini Strategi Pengelola Antisipasi Macet

Regional
Tim Mudik Gesit Kompas: Ini 14 Lokasi Top Up Saldo E-Toll Sepanjang Tol Tangerang-Merak

Tim Mudik Gesit Kompas: Ini 14 Lokasi Top Up Saldo E-Toll Sepanjang Tol Tangerang-Merak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Amankan 6 Pembakar Polsek Tambelangan | Hujan Abu Gunung Agung Guyur 13 Desa

[POPULER NUSANTARA] Polisi Amankan 6 Pembakar Polsek Tambelangan | Hujan Abu Gunung Agung Guyur 13 Desa

Regional
Warga Serahkan 10 Senjata Api ke TNI, Digunakan Saat Kerusuhan Ambon 1999-2003

Warga Serahkan 10 Senjata Api ke TNI, Digunakan Saat Kerusuhan Ambon 1999-2003

Regional
8 Dinas di Aceh Utara Telat Terima THR, Ini Sebabnya

8 Dinas di Aceh Utara Telat Terima THR, Ini Sebabnya

Regional
Setelah Diluluskan dari SMAN 1 Sembalun, Aldi Ingin Kuliah di Fakultas Hukum untuk Bela yang Tertindas

Setelah Diluluskan dari SMAN 1 Sembalun, Aldi Ingin Kuliah di Fakultas Hukum untuk Bela yang Tertindas

Regional
Polsek Tambelangan SampangSementara Pindah ke Kantor Kecamatan

Polsek Tambelangan SampangSementara Pindah ke Kantor Kecamatan

Regional
Kronologi Meninggalnya Bupati Ende, Sempat Berdiskusi Sebelum Jatuh Pingsan

Kronologi Meninggalnya Bupati Ende, Sempat Berdiskusi Sebelum Jatuh Pingsan

Regional
Dua Rumah Warga Ambruk ke Sungai Jelang Berbuka Puasa

Dua Rumah Warga Ambruk ke Sungai Jelang Berbuka Puasa

Regional
Kapolda Jatim : 6 Pembakar Polsek Tambelangan Ditangkap Berkat Kerja Sama Ulama Sampang

Kapolda Jatim : 6 Pembakar Polsek Tambelangan Ditangkap Berkat Kerja Sama Ulama Sampang

Regional
6 Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan Sampang Diamankan Polisi

6 Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan Sampang Diamankan Polisi

Regional
Belajar dari Samini, Tetap Tegar meski Pendapatan Keluarga Pas-pasan

Belajar dari Samini, Tetap Tegar meski Pendapatan Keluarga Pas-pasan

BrandzView
Besok dan Lusa Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Verifikasi Arah Kiblat

Besok dan Lusa Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Verifikasi Arah Kiblat

Regional

Close Ads X