Ini Dua Kriteria Cawagub Jabar Pilihan Ridwan Kamil

Kompas.com - 19/03/2017, 16:44 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat memberi sambutan dalam acara deklarasi dukungan Partai Nasdem Ridwan Kamil for Jabar 1 di Lapangan Tegalega Bandung, Minggu (19/3/2017) KOMPAS. com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat memberi sambutan dalam acara deklarasi dukungan Partai Nasdem Ridwan Kamil for Jabar 1 di Lapangan Tegalega Bandung, Minggu (19/3/2017)
|
EditorIndra Akuntono


BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengapresiasi Partai Nasdem yang mendukungnya menjadi calon gubernur Jawa Barat dan memberi keleluasaan memilih calon wakil gubernur pada Pilkada Jawa Barat 2018.

Dengan kebebasan memilih bakal calon wakilnya, pria yang akrab disapa Emil itu akan memilih figur yang memiliki jiwa kepemimpinan dan kuat secara elektabilitas sebagai calon wakilnya.

"Alhamdulillah-nya Partai Nasdem tidak ada syarat, tidak ada mahar. Menyerahkan pemilihan wakil ke saya. (Calonnya) yang pasti punya dua kriteria, punya nilai kepemimpinan dan membantu elektabilitas," kata Emil, di Lapangan Tegalega, Bandung, Minggu (19/3/2017).

(baca: Partai Nasdem Janji Dukung Ridwan Kamil Tanpa Mahar Politik)

Meski demikian, Emil mengaku masih akan berkomunikasi dengan partai politik lain yang kemungkinan akan ikut mendukungnya pada Pilkada Jabar dan memberi masukan terkait bakal cawagub pendampingnya.

"Ini kan belum diikuti oleh semua partai, jadi saya gak bisa bilang seperti apa. Saya itu kan orang tidak berpartai jadi tidak punya kapasitas memilih. Kecuali partai koalisi sepakat kalau pilihan wakil misalkan diserahkan ke saya. Tapi ada juga partai yang saya dekati minta wakilnya dari partai, jadi beda-beda," tutur Emil.

(baca: Ini Alasan Surya Paloh Minta Ridwan Kamil Tak Jadi Kader Partai)

Emil menuturkan, dukungan dari Nasdem sangat dia hargai. Dia juga mengaku sangat paham bahwa konstelasi politik terkait Pilkada Jabar akan sangat dinamis.

"Saya ucapkan terima kasih siapapun yang dukung. Kemarin juga ada dukungan masyarakat ada di Sukabumi dan ada di Subang. Tidak ada hal teknis yang banyak hari ini selain deklarasi pengusungan saja. Masalah wakil, masalah koalisi, belum banyak dibicarakan," ujar Emil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Regional
Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Regional
[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

Regional
Kapal Pelindo 'Kencing' di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kapal Pelindo "Kencing" di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Regional
Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Regional
Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Regional
5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

Regional
Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Regional
Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Regional
Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Regional
Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Regional
80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X