Gerakan Earth Hour Ajak Warga Matikan Lampu Selama Satu Jam

Kompas.com - 19/03/2017, 00:09 WIB
Logo Earth Hour earthhour.orgLogo Earth Hour
|
EditorAmir Sodikin

DENPASAR, KOMPAS.com – Komunitas Earth Hour mengkampanyekan gerakan matikan lampu (switch off) selama satu jam kepada warga.

Di Denpasar sendiri komuniitas yang kini beranggota 70 orang tersebut akan menggelar selebrasi tidak menyalakan lampu pada Sabtu (25/3/2017) mendatang.

“Kami kembali mengajak warga Bali baik itu individu, pemerintah, maupun kelompk masyarakat untuk mematikan lampu selama satu jam pada 25 Maret mendatang,” kata Andri Purba, Kordinator Earth Hour Denpasar, pada Selasa (18/3/2017) di Denpasar.

Khusus untuk tahun 2017 akan dipusatkan di Lippo Mall Kuta. Nantinya akan diisi dengan berbagai acara.

Antara lain dimeriahkan dengan tarian zumba. Setelah berbagai rangkaian acara dilanjutkan dengan mematikan lampu selama satu jam yaitu pada pukul 20.30 – 21.30 Wita.

Selain di Lippo Mall, Kuta, Earth Hour juga mengajak pemerintah kabupaten/kota di Bali untuk memadamkan lampu di titik-titik yang menjadi ikon kota tersebut.

Kompas.com/Robinson Gamar Kordinator komunitas Earth Hour Denpasar Andri Purba
“Kami sudah meminta kepada Pemkot Denpasar untuk memadamkan lampu di Patung Catur Muka yang merupakan ikon Kota Denpasar,” ujar Andri.

Gerakan ini sendiri adalah yang keempat di Bali. Menurut Andri, gerakan ini bertujuan untuk mengkampanyekan gerakan hemat energi dan mencintai lingkungan.

“Dengan gerakan ini kita mendorong agar publik lebih sadar untuk agar bisa lebih hemat energy,” kata Andri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X