Kompas.com - 18/03/2017, 23:43 WIB
|
EditorAmir Sodikin

AMBON, KOMPAS.com-Kasus gizi buruk menyerang dua bayi di Kecamatan Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Maluku.

Kedua bayi malang yakni Mujuna Sehwaky berusia 10 bulan dan Rasya Warhangan berusia 11 bulan saat ini tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula. Kondisi mereka semakin memburuk.

Hatima, ibu Rasya saat dihubungi mengaku putrinya itu telah menderita gizi buruk sejak berusia tiga bulan. Dia sendiri telah melaporkan kasus tersebut ke Puskesmas terdekat namun putrinya itu tidak mendapat penanganan memadai.

“Sudah lapor ke Puskesmas,” katanya melaui telepon selulernya, Sabtu (18/3/2017). Selain telah melaporkan ke puskesmas setempat, Hatima juga sering membawa putrinya itu ke Posyandu di daerahnya.

Namun belakangan dia tidak lagi membawa putrinya ke Posyandu karena menurut Hatima, bayinya tak mendapatkan pelayanan optimal. “Kecewa saja saya karena tidak ada sesuatu yang dibuat untuk menyembuhkan anak saya,” ujarnya.

Rasya dan Mujuna baru dirujuk ke RSUD Bula pada akhir pekan lalu untuk dirawat oleh dokter. Terungkapnya kasus ini setelah Dinas Kesehatan bekerjasama dengan sebuah bank swasta di daerah itu menggelar operasi kesehatan di Kecamatan Wakate.

Dalam operasi kesehatan itu mereka menemukan kasus gizi buruk di wilayah itu.

Sementara itu dihubungi secara terpisah, salah seorang dokter yang menangani kedua bayi tersebut, Rina, mengaku pihaknya terpaksa membawa kedua bayi itu ke RSUD Bula untuk mendapatkan perawatan medis karena kondisi mereka yang buruk.

“Kedua bayi ini masuk rumah sakit akhir pekan lalu, kondisi mereka memang sangat buruk,” ujarnya. Dia menduga masih ada banyak lagi balita yang terkena gizi buruk di sejumlah desa di wilayah SBT.

Karenanya pihaknya berencana akan kembali melakukan operasi kesehatan di desa-desa terpencil guna mengantisipasi masalah tersebut. “Rencananya Dinas kesehatan dan RSUD Bula Selasa yang akan datang akan menggelar operasi kesehatan dan pengobatan gratis di Kecamatan Gorom,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.