Sungai Cisadane Meluap, Rumah Warga di Bogor Selatan Tergenang Banjir

Kompas.com - 17/03/2017, 19:54 WIB
Aliran Sungai Cisadane di Kampung Batakal, RT 01 RW 07, Kelurahan Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, meluap dan menyebabkan empat rumah warga di wilayah itu terendam banjir, Jumat (17/3/2017). KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahAliran Sungai Cisadane di Kampung Batakal, RT 01 RW 07, Kelurahan Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, meluap dan menyebabkan empat rumah warga di wilayah itu terendam banjir, Jumat (17/3/2017).
|
EditorCaroline Damanik

BOGOR, KOMPAS.com - Empat rumah warga di Kampung Batakal, RT 01 RW 07, Kelurahan Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terendam banjir akibat meluapnya aliran Sungai Cisadane, Jumat (17/3/2017) sore.

Banjir mulai menggenangi kawasan tersebut pada pukul 17.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah Bogor.

Anggota Tim Tagana Kota Bogor Susanto mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik rumah terpaksa diungsikan. Sejumlah peralatan rumah tangga, seperti kasur, lemari, dan peralatan memasak ikut terendam banjir.

"Ada empat rumah yang terendam banjir akibat intensitas hujan deras di hulu sungai. Banjir mulai surut sekitar 40 menit kemudian," ujar Susanto.

Dirinya menambahkan, sejumlah rumah di kampung tersebut memang berada tepat di bibir sungai, sehingga rawan banjir saat Sungai Cisadane meluap. Kata dia, meski banjir merendam wilayah itu, namun tidak sampai meluas ke daerah lain.

Sementara itu, dari pusat pemantauan Bendung Katulampa Bogor, tercatat ketinggian muka air mencapai 110 sentimeter atau berstatus siaga III. Kepala Jaga Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan, kenaikan debit air tersebut terjadi pukul 17.35 WIB.

"Saat ini, 161.000 liter air per detik yang mengalir di Bendung Katulampa dan diperkirakan tiba di Jakarta dalam waktu 9 jam ke depan," kata Andi.

Dia mengatakan, cuaca di kawasan Puncak dan sekitarnya masih diguyur hujan. Dia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan kenaikan debit air ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Regional
Ketahuan 'Chatting' dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Ketahuan "Chatting" dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Regional
Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Regional
3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

Regional
BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

Regional
Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Regional
Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Regional
Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Regional
Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Regional
2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

Regional
Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Regional
Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Regional
Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Regional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X