Kompas.com - 13/03/2017, 23:54 WIB
|
EditorReni Susanti

KUPANG, KOMPAS.com - Sejumlah warga eks Timor-Timur yang selama ini menetap di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendatangi kantor gubernur setempat.

Puluhan warga itu mempertanyakan hak mereka atas sertifikat tanah seluas tiga hektar yang diberikan pemerintah pusat. Warga kemudian mendatangi kantor Gubernur NTT, Senin (13/3/2017) pagi tadi dan bertemu dengan Gubernur Frans Lebu Raya pada siang harinya.

Lantaran tidak puas dengan jawaban sang gubernur, mereka pun akhirnya memilih untuk tidak ingin pulang dan tetap menduduki gedung itu hingga malam ini.

Koordinator warga Gesio Azale Viana mengatakan, pihaknya menuntut Gubernur Frans Lebu Raya segera menerbitkan sertifikat tanah seluas tiga hektar yang diberikan pemerintah pusat 14 tahun silam.

"Persoalan yang sampai detik ini belum dituntaskan oleh pemerintahan Frans Lebu Raya, dimana selama 14 tahun masyarakat WNI eks Timor-Timur sebanyak 52 kepala keluarga, dengan total jiwa lebih dari 380 orang yang mendiami lahan tersebut itu tidak diberikan sertifikat, dalam hal ini kepastian legal kepemilikan dari tanah yang ditempati,” kata Gesio.

Padahal, lanjut Gesio, 2003 lalu, pascadirelokasi dari kamp pengungsian di Tuapukan, pemerintah menyediakan lahan. Pemerintah pun berjanji dalam kurun waktu dua bulan akan memberikan sertifikat. Namun hingga kini jani itu belum direalisasikan.

“Tadi dalam pertemuan, Gubernur Frans Lebu Raya mengatakan masih baik pemerintah memberikan rumah. Pertanyaannya dimana pemerintah, ini merupakan bentuk ketidakpedulian pemerintah pada hari ini. Padahal NTT provinsi termiskin ketiga di Indonesia,” tegasnya.

Ia pun berharap, Pemprov NTT segera menyelesaikan persoalan ini secepatnya sehingga mereka bisa menggarap lahan itu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.