Bus Seruduk Angkot dan Motor di Purwakarta, 3 Orang Tewas

Kompas.com - 13/03/2017, 11:19 WIB
Diduga rem blong, Bus Prima Jasa jurusan Garut-Bekasi menyeruduk satu angkot dan empat motor, Senin (13/3/2017). Akibat kejadian tersebut, tiga orang tewas. KOMPAS.com/RENI SUSANTI Diduga rem blong, Bus Prima Jasa jurusan Garut-Bekasi menyeruduk satu angkot dan empat motor, Senin (13/3/2017). Akibat kejadian tersebut, tiga orang tewas.
Penulis Reni Susanti
|
EditorCaroline Damanik

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Diduga karena rem blong, Bus Prima Jasa jurusan Garut-Bekasi menyeruduk satu angkot dan empat motor di Ciganea, Purwakarta, Senin (13/3/2017).

Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang tewas di tempat kejadian dan satu orang dalam kondisi kritis di RS Bayu Asih Purwakarta.

"Ada empat korban. Tiga tewas, satu luka berat. Semua korban dari kendaraan motor, " ujar Kanitlaka Polres Purwakarta, Ipda Udin Samosir, di lokasi kejadian, Senin (13/3/2017).

Udin menjelaskan, kejadian berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, bus datang dari arah Bandung menuju Purwakarta Kota. Sebelum Jembatan Sasak Besi, bus tiba-tiba contra flow.

"Menurut saksi yang juga penumpang bus di baris ketiga, saat jalan turun, sopir bus sudah memberikan klakson beberapa kali karena rem blong. jalur kiri ada beberapa kendaraan, sopir (contra flow) mengambil arah kanan," tuturnya.

Bus tersebut kemudian menabrak angkot dan empat motor di Jembatan Sasak Besi. Angkot dan motor tersebut terseret sekitar 400 meter dan baru berhenti di Rumah Makan Sajolna.

“Ada juga korban di angkot, mengalami luka ringan. Semua korban dilarikan ke Bayu Asih,” ungkapnya.

Hingga kini, polisi masih mengidentifikasi korban, sedangkan sopir dan kondektur bus kabur pasca-kejadian.

“Kami masih mencari sopir dan kondekturnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Jasa Raharja di Purwakarta, Vanky, mengatakan, biaya pengobatan korban dibantu Jasa Raharja sebesar Rp 10 juta, sedangkan korban yang tewas akan mendapatkan santunan Rp 25 juta. Selain Jasa Raharja, korban tewas mendapat santunan dari Pemkab Purwakarta, masing-masing Rp 10 juta.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
Unggahan 'Kacung WHO' Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Unggahan "Kacung WHO" Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Regional
Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Regional
Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Regional
Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Regional
Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Regional
Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Regional
Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Regional
Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

Regional
Kasus Kerangka Wanita Berjaket Merah di Wonogiri, Sebelum Terbunuh Jual Motor Suami

Kasus Kerangka Wanita Berjaket Merah di Wonogiri, Sebelum Terbunuh Jual Motor Suami

Regional
Sedang Pasang Umbul-umbul HUT RI, Pelajar Tewas Tersengat Listrik

Sedang Pasang Umbul-umbul HUT RI, Pelajar Tewas Tersengat Listrik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X