Tiga Lembar Surat dalam Bahasa Arab dari Indonesia untuk Raja Salman

Kompas.com - 12/03/2017, 13:00 WIB
Duta besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. KOMPAS.com/Robinson GamarDuta besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.
|
EditorCaroline Damanik

KUTA, KOMPAS.com - Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyerahkan sebuah amplop coklat kepada Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud sesaat sebelum Raja Salman dan rombongan meninggalkan Bali, Minggu (12/3/2017). 

Agus mengatakan, amplop cokelat ini berisi tiga lembar surat yang ditulis dalam bahasa Arab.

"Suratnya ditulis dengan bahasa Arab. Isinya kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Raja Salman ke Indonesia setelah kunjungan terakhir Raja Arab Saudi 47 tahun lalu," kata Agus setelah mengantar Raja Salman di Bandara Ngurah Rai, Bali.

Selain melalui surat, ucapan terima kasih juga disampaikan Agus secara langsung. Kedatangan Raja Salman, lanjutnya, merupakan hal baik untuk diplomasi antar kedua negara.

"Saya ucapkan beberapa kalimat terima kasih atas kunjungan Paduka ke negara keduanya Indonesia, kepada beliau saya bilang Indonesia adalah kepingan surga yang jatuh ke bumi," ucapnya.

Menurut Agus, ucapan ini disambut dengan senyuman Raja Salman.

Agus menuturkan, kunjungan Raja Salman ke Bali memberi keuntungan diplomatik, terutama di bidang ekonomi dan kerja sama haji.

"Salah satu yang paling dahsyat adalah penandatangan MoU strategic partnership. Ini akan jadi payung besar bersama antara Indonesia dan Arab Saudi," kata Agus.

Selama kunjungan ke Indonesia, lanjut dia, Indonesia dan Arab Saudi juga membahas mengenai rencana investasi pariwisata, khususnya untuk Indonesia Timur dan wilayah Sumatera.

"Kamikepingin juga ada pembangunan proyek hotel terintegrasi," kata Agus.

Mengenai penambahan kuota haji untuk Indonesia, Agus mengatakan, jumlahnya naik dari 168.000 menjadi 221.000. Proses negosiasi dilakukan melalui Dewan Malafi dari Kerajaan Arab Saudi.

"Tambahan kuota itu melalui Dewan Malafi, kantor khusus Kerajaan Arab, bukan lewat pemerintahan di sana," tutur Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.