Kompas.com - 10/03/2017, 22:27 WIB
|
EditorFarid Assifa

PONOROGO, KOMPAS.com - Tim Saber Pungli Ponorogo menangkap seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Ponorogo yang bertugas memungut retribusi di Pasar Songgolangit.

Oknum PNS itu tertangkap tangan saat memungut retribusi yang melebihi aturan kepada seorang pedagang pasar.

"Pekan lalu Tim Saber Pungli Ponorogo menangkap seorang PNS Disperindagkop yang bertugas sebagai penarik retribusi di Pasar Songgolangit. Oknum PNS itu kami tangkap setelah menaikkan retribusi di luar ketentuan. Namun, namanya belum bisa kami sebutkan,” kata Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Darmawan, Jumat (10/3/2017).

Modus pungutannya, jelas Rudy, oknum PNS itu menarik retribusi tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Contohnya, sesuai aturan retribusi, pedagang seharusnya membayar Rp 900 per meter, namun PNS tersebut menarik Rp 1.800 per meter.

Hal itu lalu dikeluhkan para pedagang pasar karena oknum PNS itu menaikkan tarif retribusi sesuka hatinya. Dari keterangan PNS itu, aksinya sudah dilakoni sejak tahun 2015.

Meski sudah diamankan sejak pekan lalu, tim belum menetapkan oknum PNS itu sebagai tersangka. Tim masih memeriksa saksi-saksi yang mengetahui tindak pidana yang dilakukan oknum PNS tersebut.

"Proses untuk menentukan tersangka dalam kasus korupsi cukup lama. Kami harus mengumpulkan barang bukti lain dan tidak hanya saat operasi tangkap tangan,” kata Rudy.

Rudy menambahkan, saat ini petugas juga masih melacak aliran dana pungutan itu. Pasalnya, pungutan itu sudah berlangsung dua tahun terakhir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

Regional
Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.