Seorang Nelayan di Balikpapan Selamatkan Anak Beruang Madu dari Sungai

Kompas.com - 10/03/2017, 18:26 WIB
|
EditorFarid Assifa

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Seorang nelayan pancing mengevakuasi satu anak beruang madu (helarctos malayanus) dari sungai dan hutan bakau di sekitaran pelabuhan peti kemas milik PT Kaltim Kariangau Terminal di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Beruang itu masih kecil berkisar satu tahun dengan bobot sekitar 15 kilogram. Panjang tubuhnya kurang dari 1 meter.

"Nelayan ini menyerahkan ke polisi setempat dan kemudian polisi menyerahkan pada kami," kata Suriawati Halim, kepala Seksi III Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kaltim di Balikpapan, Jumat (10/3/2017).

Anak beruang madu tersebut tampak jinak. Ia tidak menunjukkan sifat agresif, bahkan cenderung ingin mendekat pada manusia yang berada di sekitarnya. Perangainya seperti kehilangan sifat liar dan insting alaminya.

"Keadaannya yang begitu memprihatinkan bagi satwa liar," kata Darmanto, polisi hutan di BKSDA.

Bagi Darmanto, anak beruang ini terlihat begitu jinak. Beruang ini tidak mau makan layaknya beruang madu lain. Bahkan hewasn tersebut tidak mau menyentuh buah seperti pisang, semangga, dan pepaya.

Ia malah menghabiskan 8 susu kaleng cap Beruang, makan sedikit nasi campur kecap, makan kacang kulit kupas, dan sedikit minum susu kental manis.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Satwa ini seharusnya suka yang manis-manis. Madu saja hanya dijilat sedikit," kata Darmanto.

Kondisi jinak ini membangkitkan kecurigaan bahwa anak beruang ini tidak muncul begitu saja di hutan bakau.

"Seperti pernah dipelihara sebelumnya," kata Darmanto.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X