Mengintip Pantai Geger, Tempat Raja Salman Berlibur di Bali

Kompas.com - 05/03/2017, 09:02 WIB
Bambu ditutup kain putih sebagi pembataa kain putih di Pantai Geger Nusa Dua Bali tepat di belakang St Regia tempat Raja Salman menginap selama berlibur di Bali KOMPAS.COM/Ira RachmawatiBambu ditutup kain putih sebagi pembataa kain putih di Pantai Geger Nusa Dua Bali tepat di belakang St Regia tempat Raja Salman menginap selama berlibur di Bali
|
EditorErlangga Djumena

NUSA DUA, KOMPAS.com - Pantai Geger yang berada di Nusa Dua Bali dipersiapkan untuk Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud untuk berlibur di Bali sampai Kamis (9/3/2017). Pantai yang memiliki pasir putih dan ombak yang tenang tersebut berada ditepat dibelakang St Regis Bali.

Saat Kompas.com mendatangi Pantai Geger Sabtu (4/3/2017) tidak ada pemeriksaan ketat untuk pengunjung yang datang. Hanya saja di bagian pantai tepat di belakang St Regis diberi pembatas dari bambu yang ditutup dengan kain putih.

Terlihat ada tiga orang lak-laki yang menjaga, dua di antaranya menggunakan pakaian adat Bali.

Sementara itu, beberapa wisatawan asing terihat bersantai dan menikmati suasana pantai. Ada yang berjemur serta bermain air.

Baca: Yang Mulia Raja Salman Bahagia Datang ke Indonesia

"Tidak ada larangan buat masuk ke Pantai Geger. Semua nya normal saja walaupun katanya ada Raja Salman. Tapi sebelah sana memang dibatasi dengan bambu. Itu masuk wilayah St Regis. Mau ke sana juga nggak apa-apa cuma agak jauh jalannya. Wisatawan biasanya ya di sekitar sini saja," jelas Ahmadi, salah satu warga yang tinggal di Pantai Geger kepada Kompas.com, Sabtu (4/3/2017).

KOMPAS.COM/Ira Rachmawati Wisatawan asing di Pantai Geger Nusa Dua Bali Sabtu (4/3/2017)
Di sepanjang pantai Geger ada beberapa kafe, warung dan rumah makan yang menyediakan kebutuhan wisatawan.

Untuk masuk ke Pantai Geger, wisatawan hanya cukup membayar tiket sebesar Rp 3.000.

Dari informasi yang dihimpun, pihak St Regis telah membangun tangga khusus untuk Raja Salman di wilayah Pantai Geger.

Tangga tersebut disebut-sebut terbuat dari kayu sepanjang 20 meter dan langsung menyentuh bibir pantai.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Foto Tenaga Medis Dilumuri Kotoran Saat Jemput Pasien Covid-19 di Surabaya

Viral, Foto Tenaga Medis Dilumuri Kotoran Saat Jemput Pasien Covid-19 di Surabaya

Regional
BPOM dan Bio Farma Akan Audit Vaksin Covid-19 ke Sinovac China

BPOM dan Bio Farma Akan Audit Vaksin Covid-19 ke Sinovac China

Regional
Mengunci Teman Kencan di Kamar dan Curi Motornya, HL: Saya Minta Uang, Dia Tidak Kasih

Mengunci Teman Kencan di Kamar dan Curi Motornya, HL: Saya Minta Uang, Dia Tidak Kasih

Regional
Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sudah 1.089 Relawan Disuntik

Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sudah 1.089 Relawan Disuntik

Regional
Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Regional
16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

Regional
Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Regional
Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Regional
Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Regional
Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Regional
Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Regional
Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Regional
Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Regional
Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Regional
Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X