Ketemu Ganjar, Djarot Ingin Borong Semua Bahan Makanan di Jateng

Kompas.com - 03/03/2017, 15:10 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Semarang, Jumat (3/3/2017). Dalam kunjungan ini, DKI berencana membeli semua produk hasil pertanian yang ada di Jateng. Kontributor Semarang, Nazar NurdinWakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Semarang, Jumat (3/3/2017). Dalam kunjungan ini, DKI berencana membeli semua produk hasil pertanian yang ada di Jateng.
|
EditorErlangga Djumena

SEMARANG KOMPAS.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di ruang kerja di Semarang, Jumat (3/3/2017) siang tadi. Pertemuan digelar secara terbuka, dengan suasana yang cair dan santai.

Djarot datang di kompleks gubernuran sekitar pukul 11.00 WIB dan terlihat keluar pukul 12.00 WIB.

Kepada Ganjar, Djarot mengutarakan keinginannya untuk membeli semua produk pertanian yang ada di Jawa Tengah. Pemerintah DKI butuh bahan makanan dari Jateng agar wilayah tersebut tidak tergerus inflasi.

“Ini kebutuhan dan bisa klop antara Jateng dan Jakarta. Jadi, kita kerjasama lebih enak, untuk kepentingan warga Jateng dan DKI. Bayangkan, kalau pertemuan seperti ini sambil senyum kan enak,” kata Djarot.

Kepada sesama rekan separtainya itu, Djarot mengatakan bahwa pemerintah DKI sedang membangun sebuah gudang besar untuk menampung semua bahan makanan.

“Kami punya lahan besar pergudangan yang gede, bekerjasama dengan Jateng. Entah bawang merah, beras, cabai. Kita bikin gudang gede. Tujuannya bantu para petani, sekaligus untuk stabilisasi harga,” ujar Djarot.

Pemerintah, sebut dia, ingin para petani juga mendapat untung dari kegiatan pertanian yang dilakukan. Ketika bahan makanan melimpah, harga kemudian jatuh, maka pemerintah harus memihak kepada petani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, perlindungan kepada petani bisa dilakukan dengan pembelian, selain cara pemberian insentif. Para petani pun diuntungkan dengan keadaan, sehingga bisa melahirkan generasi ke depan yang suka pada pertanian.

“Petani kan terpojok, terpepet, ketika panen raya harganya jatuh. Nah, siapa yang melindungi, nanti berfikir profesi petani tidak menarik, sehingga anak-anak petani pindah bekerja informal. Maka, kita bisa melakukan perlindungan, dengan stabilitasi harga. Ini insentif yang diberikan,” tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
10 Tips untuk Membantu Anak Atasi Dampak Perceraian Orang Tua
10 Tips untuk Membantu Anak Atasi...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.