Terlibat Sindikat Narkoba di Kampus, 4 Mahasiswa dan Dua Pegawai Ditangkap

Kompas.com - 01/03/2017, 21:12 WIB
Sejumlah barang bukti narkoba diamankan polisi dalam penggerebekan di salah satu asrama mahasiswa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Rabu, (1/3/2017). KOMPAS.com / ABDUL HAQSejumlah barang bukti narkoba diamankan polisi dalam penggerebekan di salah satu asrama mahasiswa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Rabu, (1/3/2017).
|
EditorCaroline Damanik

GOWA, KOMPAS.com - Sindikat peredaran narkoba di dalam kampus dibongkar oleh aparat kepolisian di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Dalam penggerebekan ini, polisi mengamankan empat mahasiswa dan dua pegawai honorer serta sejumlah barang bukti, Rabu (1/3/2017).

Terbongkarnya sindikat peredaran narkoba di salah satu Universitas Negeri di Kelurahan Romanglompoa, Kecamatan Bontomarannu, ini bermula dari penggerebekan aparat Polsek Bontomarannu pada pukul 08.00 Wita di salah satu kamar asrama mahasiswa yang berlokasi di dalam kampus.

"Ada laporan bahwa kerap terjadi transaksi narkoba di dalam kampus dan setelah kami melakukan penyilidikan maka kami menggerebek salah satu kamar di asrama mahasiswa," kata AKP Mangatas Tambunan, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polres Gowa.

Dalam penggerebekan ini, polisi mengamankan empat mahasiswa masing berinisial FI (21), AN (21), SY (29) FE (18) diduga sebagai pengguna dan dua pegawai kampus, NH (21) dan HB (24) yang diduga sebagai kurir.

Saat digerebek, keenam pelaku hanya bisa pasrah lantaran polisi menemukan barang bukti berupa sabu satu paket bersama dengan alat isap berupa bong dan kertas foil, alat timbang, tiga unit telepon seluler dan jarum suntik.

"Saya cuma coba-coba tidak ketagihan," kata FI saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Bontomarannu.

Atas peristiwa ini, aparat kepolisian masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap sindikat peredaran narkoba di lingkungan kampus.

"Empat oknum mahasiswa dan dua oknum pegawai kampus berhasil kami amankan dan sekarang ini masih dalam pengembangan," tambah Mangatas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X