Audit Pengelolaan Dana Rp 20 Miliar oleh KIP, DPRK Aceh Barat Bentuk Pansus

Kompas.com - 25/02/2017, 06:52 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi
|
EditorIcha Rastika

MEULABOH, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat segera membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengaudit pengelolaan dana Rp 20 miliar oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) dan 6 miliar oleh Panwaslih Kabupaten Aceh Barat yang merupakan panitia penyelenggara dan pangawas pemilukada Aceh 2017.

“DPRK akan segera membentuk pansus untuk mengaudit dana yang kelola oleh KIP sebesar 20 miliar, dibawa ke mana uang itu karena sejak awal proses tahapan pemilukada sangat kurang sosialisasi, “ kata Ketua DPRK Aceh Barat Ramli SE kepada wartawan,” Jum’at (24/02/17).

(Baca juga: Kasus Pencoblosan Ganda, Polisi Periksa Ketua KIP Aceh Barat)

Menurut Ramli, tim pansus untuk mengaudit anggaran yang kelola oleh KIP dan panwaslih ini perlu dibentuk oleh DPRK Aceh Barat karena banyaknya laporan dan temuan masyarakat bahwa penyelenggara dan pengawas pemilukada terindikasi menggunakan anggaran tidak tepat sasaran.

Akibatnya, kata dia, partisipasi pemilih pada hari pencoblosan 15 Februari lalu menjadi kurang.

“Dari awal memang KIP dan panwaslih sudah kita peringatkan untuk hati-hati mengelola uang negara, apalagi KIP ada laporan memihak kepada salah satu pasangan calon,” ujar dia.

(Baca juga: Hasil Rekapitulasi Suara di Aceh Barat, Calon Petahana Kalah)

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X