Kompas.com - 23/02/2017, 22:56 WIB
Rohmawati, korban kekerasan yang harus dirujuk ke IGD RSUD R. Soedarsono akibat tindakan kasar suaminya KOMPAS.com/Moh.AnasRohmawati, korban kekerasan yang harus dirujuk ke IGD RSUD R. Soedarsono akibat tindakan kasar suaminya
|
EditorErlangga Djumena

PASURUAN, KOMPAS.com - Rohmawati (27) warga Desa Bajangan Kecamatan Gondangwetan menjadi korban kekerasan suaminya sendiri, MJ (28). Korban harus dibawa ke IGD RS. Soedarsono Kota Pasuruan yang mengalami luka-luka di bagian kepala, pinggang kiri, dan kakinya, Kamis (23/2/2017).

Tak tega melihat anaknya yang menjadi KDRT, ibu korban, (46) Maimunah akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan Kota.

"Dia seperti itu akibat suaminya yang tega melukai," kata Maimunah.

Di teras IGD, ibu korban itu dengan sesunggukan menceritakan perlakuan menantunya yang kasar itu sudah didengarnya sejak 5 bulan terakhir. Karena dia mendapati cerita dan melihat putrinya kerap mendapat penyiksaan. Mulai diinjak, disulut rokok hingga yang terakhir sengaja menabrak motor hingga terseret 5 meter.

Kejadian terakhir pada Selasa (21/2/2017), MJ hendak berangkat kerja dengan mengendarai motor. Kemudian Rohmawati berdiri di depan motor yang meminta agar suaminya izin tidak kerja karena kelihatan capek. Namun suaminya justru marah dan menabraknya.

"Badannya terluka parah karena terseret," jelasnya.

Mendapati tindakan kasar, akhirnya Maimunah membawa pulang anaknya ke Kelurahan Sekargadung Kecamatan Purworejo. Kemudian dia melaporkan tindakan menantunya ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan Kota.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sudah lama saya ingin lapor tapi dicegah anak saya dengan harapan bisa berubah lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, Syahrul Febriansyah salah satu kerabat korban sekaligus pemerhati masalah perempuan di Pasuruan meminta kepada aparat kepolisian serius menangani kasus tersebut. Karena selain mengalami kekerasan fisik, psikologi korban sangat terguncang.

"Untuk itu, pihak keluarga meminta agar pelaku segera diproses. Dengan harapan korban tidak mengalami trauma paska sembuh dari luka fisik," terangnya.

Di tempat terpisah Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy menyebutkan, pihaknya menerima laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut.  

"Laporannya sudah masuk di PPA", katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X