Kompas.com - 23/02/2017, 09:19 WIB
EditorFarid Assifa

MUARA TAWEH, KOMPAS.com - Dua orang warga pedalaman Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, berkelahi mengakibatkan seorang korban bernama Waren Bin Doh, warga Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Timur, mengalami luka akibat kena bacokan pelaku yang menggunakan senjata tajam jenis parang.

"Pelaku dan sejumlah barang bukti kini sudah kami amankan dan dibawa ke Mapolres Barito Utara," kata Kapolres Barito Utara (Barut) AKBP Roy HM Sihombing melalui Kapolsek Teweh Timur, Ipda Firmansyah di Muara Teweh, Kamis.

Peristiwa perkelahian dua warga itu terjadi di kawasan kebun di Jalan Negara Muara Teweh-Benangin Kecamatan Teweh Timur kilometer 53 pada Rabu (22/2/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, pelaku bernama Roman Nedy (29), warga Desa Sabuh, Kecamatan Teweh Baru, memortal jalan menuju kebun korban Waren. Waren pun kaget karena jalan yang biasanya dia lewati untuk ke kebun diportal pelaku tanpa alasan jelas.

Kemudian terjadi percekcokan, dan korban mengambil kayu serta memukul pelaku. Kemudian pelaku langsung mengambil parang yang terselip di pinggangnya dan membacok korban hingga mengalami luka cukup parah di bagian tangan sebelah kiri.

"Setelah mendapat laporan terjadinya perkelahian, kami bersama sejumlah anggota lainnya melakukan pengejaran, dan pelaku kami amankan tidak jauh dari lokasi kejadian. Sedangkan korban Waren langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh pada Rabu malam untuk mendapat perawatan," kata Firmansyah.

Kapolsek Teweh Timur mengakui saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku di Polres Barito Utara, sedangkan korban masih belum karena sedang dalam perawatan intensif di RSUD Muara Teweh.

"Saat ini kami hanya menerima keterangan dari pelaku, sedangkan dari korban masih belum, sehingga penyebab cekcoknya secara rinci masih belum diketahui. Memang di kawasan itu ada semacam tradisi kalau tidak suka terhadap seseorang maka main portal saja," katanya.

Barang bukti yang diamankan berupa satu lembar baju kameja warna hijau, sebilah parang yang terbuat dari besi yang bagian bawahnya tajam beserta sarungnya dan satu batang kayu yang panjangnya sekitar satu meter.

"Atas perbuatannya pelaku terhadap kasus penganiayaan dan pemberatan dijerat pada 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," kata Kapolsek Firmansyah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber ANTARA

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.