Saksi Calon Tolak Teken Rekapitulasi Suara di Pilkada Bangka Belitung - Kompas.com

Saksi Calon Tolak Teken Rekapitulasi Suara di Pilkada Bangka Belitung

KOMPAS/RADITYA HELABUMI Panitia Pemungutan Kecamatan Senen melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 di Kantor Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2017). Rekapitulasi di tingkat kecamatan dijadwalkan selesai dalam kurun waktu satu minggu untuk kemudian dilanjutkan rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com – Saksi tim sukses calon kepala daerah Rustam Effendi–Irwansyah menolak menandatangani berita acara rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tingkat Kota Pangkal Pinang.

Rapat pleno yang berlangsung di Hotel Santika, Pangkal Pinang, Rabu (22/2/2017) pagi, semula berlangsung aman dan lancar hingga muncul penolakan calon nomor pemilihan 2.

Keberatan disampaikan setelah KPU Pangkal Pinang mengumumkan hasil penghitungan suara.

"Kita tidak keberatan dengan hasil penghitungan suara ini, namun pilkada kemarin, kita menemukan adanya indikasi money politic," ujar Herdi Firdaus selaku saksi dari Rustam–Irwansyah.

Herdi mengatakan, tim kuasa hukumnya telah melaporkan hal ini kepada Badan Pengawas Pemilu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Ia meminta agar proses pembuktian dan demokrasi ini berjalan.

"Itu merupakan hak konstitusi mereka dan sah–sah saja. Namun, tidak akan memengaruhi hasil pleno ini," kata Ketua KPU Pangkal Pinang M Yusuf.

Pilkada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diikuti oleh empat pasang calon. Dari tujuh kecamatan di Kota Pangkal Pinang, calon nomor pemilihan 4 Erzaldi Rosman–Abdul Fatah unggul di setiap kecamatan dengan perolehan 32.911 suara.

Adapun calon nomor pemilihan 1 Yusron Ihza Mahendra–Yusroni mendapatkan 6.132 suara. Rustam–Irwansyah mendapatkan 20.997 suara, sementara calon nomor urut 3 Hidayat Arsani–Sukirman meraih 10.430 suara.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Internasional
Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Nasional
Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Regional
Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Regional
Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Nasional
Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Megapolitan
Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Nasional
Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Nasional
Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Internasional
Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Regional
Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Internasional
Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Nasional
Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Nasional
Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Nasional
Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Regional

Close Ads X