Gali Tanah untuk Saluran Air, Pekerja Bangunan Temukan Bom

Kompas.com - 22/02/2017, 16:23 WIB
Sebuah bom yang diduga merupakan peninggalan perang dunia II ditemukan di Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (22/2/2017). KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYSebuah bom yang diduga merupakan peninggalan perang dunia II ditemukan di Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (22/2/2017).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

AMBON, KOMPAS.com - Sebuah bom yang diduga peninggalan perang dunia kedua ditemukan di lokasi proyek PT Tiga Ikan Jaya Utama di Dusun Kampung Baru, Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (22/2/2017).

Bom sepanjang sekitar 1 meter itu ditemukan oleh Abdul Talib Makaia (31), seorang pekerja bangunan, sekitar pukul 09.30 WIT. Saat itu dia sedang menggali tanah untuk membuat saluran air menuju selokan.

"Setelah menggali sampai kedalaman sekitar 70 cm tiba-tiba cangkul yang digunakan Abdul ini mengena benda keras, saat itu dia mengira itu benda biasa," kata Wakil Kepala Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Kompol Agung Tribawanto kepada Kompas.com, Rabu siang.

Karena penasaran, Agung menggali benda tersebut dan setelah memeriksanya, ternyata benda itu adalah bom.


Saat itu dia dan sejumlah rekannya kemudian mengangkat benda berbahaya dari dalam lubang tersebut.

"Penemuan itu kemudian dilaporkan ke anggota Babimkantibmas setempat dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Teluk Ambon," ujarnya.

Menurut Agung, saat ini bom tersebut telah diamankan. Ia belum mengetahui secara pasti apakah bom itu dalam keadaan aktif ataukah tidak.

"Yang jelas ini bom peninggalan perang dunia dulu, soal apakah masih aktif atau tidak ini masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X