Pria Penyiksa Istri karena Ditolak Berhubungan Badan Divonis 2,5 Tahun

Kompas.com - 22/02/2017, 13:19 WIB
RP divonis 2 tahun 6 bulan karena menganiaya istrinya dalam sidang di Pengadilan Negeri Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (22/2/2017). KOMPAS.com/SUKOCORP divonis 2 tahun 6 bulan karena menganiaya istrinya dalam sidang di Pengadilan Negeri Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (22/2/2017).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

NUNUKAN, KOMPAS.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri Nunukan, Kalimantan Utara, menjatuhkan vonis 2,5 tahun penjara kepada RP (27), pria yang menyiksa istrinya karena menolak berhubungan badan.

Dalam putusan vonis yang dibacakan ketua majelis hakim Seti Handoko, yang didampingi hakim anggota Agung K Nugroho dan Tony Yoga Saksana, memastikan bahwa terdakwa telah melanggar Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Anda punya tiga pilihan, boleh langsung menerima, menolak, atau pikir-pikir terhadap putusan tersebut," kata Seti, Rabu (22/2/2017).

RP yang duduk di kursi pesakitan dengan mengenakan baju tahanan warna merah tersebut mengaku masih pikir-pikir atas vonis hakim. Hakim memberi waktu terdakwa 7 hari untuk menerima putusan atau mengajukan banding.

Sementara itu, jaksa penuntut umum dalam kasus KDRT tersebut menyatakan pikir-pikir terhadap putusan hakim. Dalam tuntutannya, jaksa meminta hukuman penjara 3,5 tahun atas terdakwa.

"Kita masih pikir pikir juga," ujar Ari Prasetya.

RP terbukti menyiksa istrinya, NR, dengan cara meneteskan lilin panas pada lengan, kaki, kepala, dan leher korban pada Minggu (2/10/2016) sekitar pukul 02.00 Wita. Pelaku juga mengancam membunuh korban dengan badik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelaku berdalih melakukan itu karena korban menolak setiap diajak berhubungan intim.

Adapun korban menolak karena suaminya selalu marah-marah tanpa alasan jelas.

Sebelum menyiksa korban, pelaku sempat marah pada adik korban yang membanting piring saat pelaku dan korban cekcok di dalam kamar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X