Kompas.com - 22/02/2017, 09:47 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI
EditorFarid Assifa

JAMBI, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jambi berhasil menggagalkan pasokan narkoba dari Medan menuju Lampung dengan mengamankan dua pelaku asal Lampung. Satu pelaku di antaranya pelajar.

Polisi juga mengamankan barang bukti dua kilogram sabu-sabu dalam kemasan kopi dari kedua pelaku itu.

Kapolda Jambi, Brigjen Pol Yazid Fanani di Jambi, Rabu (22/2/2017), mengatakan kasus itu diungkap anggota Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Jambi setelah mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman narkoba dari Medan menuju Lampung dengan mengunakan jalur bus.

Kedua tersangka yang diamankan anggota di lapangan adalah Amat (57) dan seorang pelajar berinisial A (20). Keduanya warga Lampung yang diamankan dari dalam bus yang mereka tumpangi dari Medan menuju Lampung.

Saat itu, bus kedua pelaku melintasi Japan Lintas Timur Sumatera, tepatnya di SPBU Desa Rengas Bandung, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muarojambi, pada 14 Februari lalu.

Saat bus diberhentikan, kemudian digeledah petugas kepolisian. Dari dalam tas tersangka Amat ditemukan sabu-sabu dalam dua bungkus besar atau sekitar dua kilogram.

Barang bukti dan kedua pelaku diamankan ke Mapolda Jambi dan keduanya mengakui hanya disuruh untuk menjemput barang dari Medan untuk dibawa ke Lampung menggunakan bus.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Barang haram itu nantinya akan diambil oleh pemesan yang sudah menunggu di Lampung, namun upaya itu berhasil digagalkan di Jambi," kata Kapolda Jambi, Yazid Fanani.

Polda Jambi kini sedang mengembangkan penanganan kasus itu berkoordinasi dengan Polda Lampung. Petugas mengejar pelaku lainnya yang merupakan anggota jaringan sindikat narkoba internasional yang beraksi antarprovinsi.

Kapolda Yazid mengatakan, kini kedua tersangka mendekam di tahanan Mapolda Jambi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai Pasal 112 Ayat 2 jo Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X