Pemerintah Didesak Terapkan Diplomasi Tegas soal Pencemaran Laut Timor

Kompas.com - 21/02/2017, 11:04 WIB
Ketua Tim Advokasi Masyarakat Korban Montara Ferdi Tanoni saat bertemu dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson Dokumentasi Ferdi TanoniKetua Tim Advokasi Masyarakat Korban Montara Ferdi Tanoni saat bertemu dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson
|
EditorFarid Assifa

KUPANG, KOMPAS.com - Sejumlah anggota DPR dari berbagai partai mendesak pemerintah pusat untuk segera menerapkan diplomasi luar negeri yang tegas, efektif, dan produktif dengan Australia, terkait dengan masalah pencemaran Laut Timor di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemi Francis mengatakan, desakan itu disampaikan oleh anggota melalui pernyataan sikap yang ditandatangani oleh 11 orang anggota DPR.

"Pernyataan sikap ini menunjukkan bahwa DPR tegas dalam perjuangan penuntasan masalah tumpahan minyak Montara. Kemungkinan banyak anggota DPR RI yang akan menandatangani pernyataan sikap ini," tegas Fary Francis kepada Kompas.com, Selasa (21/2/2017) pagi.

Pihaknya, kata Fary, mendesak pemerintah segera menuntaskan masalah petaka tumpahan minyak Montara yang terjadi pada tahun 2009 lalu, baik dari sisi hukum, ekonomi, sosial dan lingkungan, sehingga tidak berdampak negatif bagi hidup dan kehidupan masyarakat di NTT.

DPR juga mendesak pemerintah agar lebih bersungguh-sungguh dalam mendukung perjuangan penuntasan masyarakat yang terkena dampak petaka tumpahan minyak Montara di Provinsi NTT.

Baca juga: Pencemaran Laut Timor, Warga NTT Minta Fadli Zon Segera Surati Australia

Sebanyak 11 anggota DPR yang menandatangani surat pernyataan itu adalah Fary Djemi Francis, Syahrulan Pua Sawa (PAN), Sigit Sosiantomo (PKS), Wilan Wandik (Demokrat), Hamka B Kady (Golkar), Andi Iwan D (Gerindra), Ade Pratama (Gerindra), Syarif Abdullah (Nasdem), Nurhasan (Gerindra), H Subarna (Gerindra) serta Sudjadi (PDI-P).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fary juga meminta pemerintah untuk memberikan advokasi terkait tumpahan minyak Montara, dengan mengundang masyarakat terdampak dan peneliti, terutama untuk memenangkan gugatan, class action dalam penuntasan kasus ini.

Menurut Fary, pernyataan sikap ini dilakukan setelah mencermati proses penyelesaian masalah tumpahan minyak Montara sejak tahun 2009 sampai sekarang belum tuntas, bahkan sudah menjadi persoalan yang lebih luas di luar negeri.

"Kita juga melihat tumpahan minyak Montara itu berdampak besar secara sosial, ekonomi dan lingkungan, sehingga menurunkan kualitas kesejahteraan masyarakat terdampak. Itu yang jadi dasar kita keluarkan pernyataan sikap ini," ucap Fary.

Sementara itu, Ketua Yayasan Peduli Timor Barat, Ferdi Tanoni mengatakan, Pemerintah Federal Australia harus dimintai pertanggungjawaban atas dua hal, yakni sebagai regulator dan juga sebagai pihak yang menyemprotkan bubuk kimia yang sangat berbahaya dispersant Corexit 9572 dan 9572 A untuk menenggelamkan tumpahan minyak Montara dari atas permukaan Laut Timor ke dasar laut.

Ferdi menuding, penggunaan bubuk kimia yang sangat beracun ini yang telah dilarang penggunaannya hampir di semua negara di dunia ini. Kimia ini telah mengakibatkan punahnya seluruh ikan dasar di Laut Timor dan memiliki efek samping yang sangat berbahaya terhadap kesehatan manusia.

“Pemerintah Australia juga harus didesak untuk merealisasikan pernyataan tertulis menteri luar negerinya yang mengatasnamakan Perdana Menteri Australia yang ditujukan kepada rakyat NTT,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.