Kompas.com - 13/02/2017, 23:16 WIB
Dua anggota komplotan perampok dibekuk Polres Magelang Kota setelah merampok uang ratusan juta milik seorang nasabah BRI di Jalan Ikhlas Kota Magelang. Pelaku telah diamankan di mapolres setempat, Senin (13/2/2017). Kompas.com/Ika FitrianaDua anggota komplotan perampok dibekuk Polres Magelang Kota setelah merampok uang ratusan juta milik seorang nasabah BRI di Jalan Ikhlas Kota Magelang. Pelaku telah diamankan di mapolres setempat, Senin (13/2/2017).
|
EditorErlangga Djumena

MAGELANG, KOMPAS.com - Komplotan perampok dibekuk aparat Kepolisian Resor (Polres) Magelang Kota, Jawa Tengah. Mereka diketahui usai merampok uang Rp 102 juta milik nasabah bank BRI di Jalan Ikhlas Kota Magelang, Senin (6/2/2017) lalu.

Kepala Polres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo mengungkapkan komplotan asal Palembang terdiri dari dari empat orang. Dua pelaku berhasil diringkus di Hotel Surya Kota Semarang 13 jam usai beraksi. Mereka adalah Raden Wijaya alias Den (31) dan Harnani Oki Jaya alias Nani (21) asal Jalan Perum Ishak LK III, Kelurahan Paku, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

"Satu pelaku lagi, HR, diringkus oleh apara Polres Kabupeten Brebes karena diduga juga melakukan aksi serupa di sana. Sedangkan pelaku lainnya, HS, yang diduga sebagai otaknya masih dalam pengejaran," katanya, dalam gelar perkara Senin (13/2/2017).

Hari memaparkan aksi komplotan tersebut menyasar nasabah bank yang baru saja mengambil uang dalam jumlah besar tanpa pengawalan petugas keamanan. Di Kota Magelang mereka berhasil menggondol uang milik Ahmad Mansur (36) asal Dusun Pedak, Desa Bumerejo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Hari menyebutkan, para pelaku sebelumnya sudah mengincar korban sejak dari bank BRI cabang Magelang Jalan Ikhlas. Korban menaruh uang itu di jok depan mobil lalu memacu mobil ke sebuah toko elektronik tidak jauh dari jalan Ikhlas.

"Korban lalu turun dari mobil menuju ke toko yang dimaksud, sementara tas berisi uangnya ia tinggal di dalam mobil. Saat itu itulah para pelaku mencongkel pintu mobil sebelah kanan dan membawa kabur tas berisi uang itu," papar Hari.

Korban segera melapor ke petugas kepolisian. Polisi langsung bergerak melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi termasuk memeriksa kamera pengawas yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beruntung, kamera pengawas yang ada di bank berhasil merekam gerak-gerik pelaku sehingga polisi cukup mudah memburu mereka tidak kurang dari 24 jam.

Dari para pelaku polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain uang tunai senilai Rp 8,7 juta, sebuah dompet, sepeda motor, dan sebuah telepon seluler.

"Hasil catatan kami mereka baru sekali beraksi di wilayah hukum Kota Magelang. Tidak menutup kemungkinan mereka jaringan yang telah melakukan aksi di mana-mana, kami sedang melakukan pengembangan," ungkapnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.