Ditangkap, Pelaku Ancaman Bom di BRI Samarinda Mengaku Terlilit Utang

Kompas.com - 13/02/2017, 15:23 WIB
Pasukan penjinak bom berusaha menjinakkan benda yang diduga bom yang dibawa seorang pria mencurigakan yang mengancam meledakkan bom di Kantor BRI Cabang Suryanata, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Tribun Kaltim/Christoper DesmawanggaPasukan penjinak bom berusaha menjinakkan benda yang diduga bom yang dibawa seorang pria mencurigakan yang mengancam meledakkan bom di Kantor BRI Cabang Suryanata, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Petugas mengamankan pelaku percobaan perampokan disertai ancaman pengeboman di Kantor BRI Samarinda di Jalan P Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu Kota, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (13/2/2017) siang.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana mengatakan, tim Gegana Brimob Polda Kalimantan Timur dan jajaran Polresta Samarinda telah mengamankan benda diduga bom tersebut.

Ade menuturkan, sebelumnya petugas menerima laporan adanya percobaan perampokan di Kantor BRI Samarinda, dan pelaku membawa benda diduga bom. Pelaku tersebut mengancam akan meledakkan bom tersebut jika tidak diberi uang Rp 50 juta.

"Pelaku membawa benda diduga bom dan mengancam akan meledakkannya apabila tidak diberi uang Rp 50 juta," ujar Ade, Senin (13/2/2017).

Ade menceritakan, mulanya seorang petugas satpam, Bayu Anisa Putra, menanyakan maksud keperluan kepada pelaku saat memasuki Kantor BRI Samarinda.

Tiba-tiba pelaku langsung mengeluarkan secarik kertas bertuliskan, "Saya minta uang 50 juta, atau saya ledakkan bom ini", sambil memperlihatkan benda diduga bom yang dibawa di tas selempangnya.

Mengetahui adanya ancaman tersebut, petugas satpam tersebut langsung mendorong pelaku hingga keluar bank. Namun, pelaku melakukan perlawanan hingga terjadilah perkelahian. Tiba-tiba, benda diduga bom tersebut terlempar keluar dari tas pelaku.

"Benda itu sempat ditendang ke jalan oleh salah satu nasabah. Satpam langsung mengamankan dan menghubungi petugas kami," ujar Ade.

Aparat kepolisian berdatangan ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan tersebut. Petugas Gegana Brimob Polda Kaltim fokus mengamankan benda yang diduga bom. Sementara itu, jajaran Polresta Samarinda mengamankan lokasi agar steril dari warga yang memadati lokasi untuk menonton.

“Den Gegana Brimob Polda Kaltim kini masih meneliti benda yang diduga bom rakitan," ujarnya.

(Baca juga: Minta Rp 50 Juta, Seorang Pria Ancam Ledakkan Bom di Kantor BRI)

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
Pemkab Karawang Siapkan Sanksi bagi Perusahaan yang Lalai Terapkan Protokol Kesehatan

Pemkab Karawang Siapkan Sanksi bagi Perusahaan yang Lalai Terapkan Protokol Kesehatan

Regional
11 Ibu Hamil Positif Covid-19 Tanpa Gejala Diisolasi di Rusunawa Bener Yogyakarta

11 Ibu Hamil Positif Covid-19 Tanpa Gejala Diisolasi di Rusunawa Bener Yogyakarta

Regional
21 Tenaga Medis Positif Covid-19, 4 Fasilitas Kesehatan di Manokwari Ditutup

21 Tenaga Medis Positif Covid-19, 4 Fasilitas Kesehatan di Manokwari Ditutup

Regional
Pria Ini Culik Bayi Kekasihnya gegara Gagal Menikah, Lari dari Jambi Tertangkap di Jakarta

Pria Ini Culik Bayi Kekasihnya gegara Gagal Menikah, Lari dari Jambi Tertangkap di Jakarta

Regional
Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Ini Motif Pelaku Tabrak Gerbang Mapolresta Tasikmalaya dan Berupaya Rebut Senjata Petugas

Regional
Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Pilkada Kabupaten Malang, Seorang Bakal Calon dari Jalur Independen Positif Covid-19

Regional
Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Terlilit Pinjaman Online, Kepala Toko Alfamart Nekat Bobol Brankas Sendiri

Regional
Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Pemilik Showroom Motor Diculik, Uang di ATM Rp 30 Juta Dikuras

Regional
Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Gubernur Kalbar: Saya Akan Tetap Sanksi Maskapai Sekalipun Ditegur Menteri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X