Banjir Terjang Lombok Timur, Empat Desa Terisolasi

Kompas.com - 12/02/2017, 06:16 WIB
Warga Desa Sambelia, Kabupaten Lombok Timur menyeberangi sungai menggunakan jembatan darurat, Sabtu (11/2/2017). Kontributor Mataram, Karnia SeptiaWarga Desa Sambelia, Kabupaten Lombok Timur menyeberangi sungai menggunakan jembatan darurat, Sabtu (11/2/2017).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com - Empat desa di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, terisolasi setelah jembatan penghubung antardesa putus akibat banjir, Sabtu (11/2/2017) dini hari. Empat desa itu adalah Sambelia, Sugian, Darakunci, dan Belanting.

Pantauan Kompas.com, warga terpaksa menyeberangi sungai dengan berjalan kaki menggunakan jembatan darurat dari batang pohon kelapa.

Karena kondisi tersebut, penyaluran bantuan logistik, terutama makanan dan obat-obatan, untuk masyarakat empat desa terhambat.

Kepala Unit SAR Lombok Timur Lukmanul Hakim mengatakan, banjir terparah berada di Desa Darakunci. Desa padat penduduk tersebut berada pada wilayah lebih rendah dari desa lain sehingga air bah dari Gunung Rinjani lebih lama surut di wilayah ini.

Lukman mengatakan, hingga Sabtu sore sebagian warga korban banjir mengungsi di kantor Kecamatan Sambelia maupun masjid. Adapun sisanyanya masih bertahan di rumah mereka masing-masing.

Pemda Lombok Timur beserta Pemprov NTB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tim gabungan SAR, TNI, Polri, Tagana, Satpol PP, dan tenaga kesehatan telah menyiapkan tenda darurat serta membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik warga.

Petugas gabungan juga sedang membuatkan tanggul dan jembatan darurat di jembatan Sambelia.

"Mau dibuat tanggul dan jembatan darurat untuk percepatan distribusi terutama logistik dan obat-obatan," kata Lukman.

Data BPBD NTB menyebutkan, banjir mengakibatkan jembatan Sambelia putus, dua rumah hanyut, tanggul sungai kokok pendek jebol, sekolah rusak, 75 rumah rusak ringan dan akses jalan keempat desa terputus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi, 2 Warga Dilaporkan Hanyut

Regional
Marthen Tenggelam Saat Mencari Ikan di Muara, sang Istri yang Menyaksikan Histeris

Marthen Tenggelam Saat Mencari Ikan di Muara, sang Istri yang Menyaksikan Histeris

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Ini Faktanya

Arisan RT Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Ini Faktanya

Regional
Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ini Punya Bermacam Trik untuk Kelabuhi Korbannya

Penipu Bermodus Penggandaan Uang Ini Punya Bermacam Trik untuk Kelabuhi Korbannya

Regional
47 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Probolinggo, Kena Denda hingga Rp 50.000

47 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Probolinggo, Kena Denda hingga Rp 50.000

Regional
Mobil Tabrak Gerbang Polresta Tasikmalaya, Sopirnya Berupaya Rebut Senjata Petugas

Mobil Tabrak Gerbang Polresta Tasikmalaya, Sopirnya Berupaya Rebut Senjata Petugas

Regional
6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Rejowinangun Magelang Diperketat

6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Rejowinangun Magelang Diperketat

Regional
Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

Regional
Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

Regional
Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

Regional
Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Regional
Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Regional
Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Regional
Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Regional
Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X