Kasus Pungli Pembuatan Akta Kelahiran, Pejabat Disdukcapil Diperiksa

Kompas.com - 11/02/2017, 20:19 WIB
ilustrasi rupiah thikstockphotosilustrasi rupiah
EditorCaroline Damanik

GARUT, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Garut telah memeriksa belasan pejabat serta pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut, Jawa Barat,  terkait kasus pungutan liar pembuatan akta kelahiran.

"Hingga sejauh ini, jumlah orang yang diperiksa terkait kasus dugaan pungli di Disdukcapil Garut itu telah mencapai 16 orang," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Garut AKP Hairullah di Garut, Sabtu (11/2/2017).

Dia menuturkan, awalnya Polres Garut memeriksa 10 pegawai Disdukcapil dan satu warga dalam operasi tangkap tangan pungutan liar pembuatan akta kelahiran, Senin (6/2).

Selanjutnya, kata dia, pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah pegawai Disdukcapil termasuk Kepala Disdukcapil Garut, Darsani.

"Kami memanggil sejumlah pegawai Disdukcapil lainnya untuk proses pemeriksaan," katanya.

Pemeriksaan terhadap Kepala Disdukcapil Garut dan sejumlah pegawainya itu dilakukan tim penyidik Unit Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Tindak Pidana Korupsi Polres Garut, Jumat (10/2).

Terkait rincian pemeriksaannya, Hairullah menyampaikan belum dapat menjelaskannya secara rinci.

Namun yang pasti, kata dia, tentang kasus operasi tangkap tangan pungutan liar dalam pembuatan akta kelahiran, serta tuduhan aliran dana kepada Kepala Disdukcapil.

"Kami terus melakukan pemeriksaan secara maraton terkait kasus dugaan pungli ini," katanya.

Sebelumnya, polisi melakukan operasi tangkap tangan pungutan liar dalam pelayanan pembuatan akta kelahiran, berikut 10 pegawai Disdukcapil dan satu orang warga ke Markas Polres Garut.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 1,05 juta, akta kelahiran sebanyak 186 lembar dan catatan pengeluaran blangko akta kelahiran sebanyak 14 lembar.



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Petani Usian75 Tahun Jadi Tersangka karena Tebang Pohon Jati yang Ditanam Sendiri

Cerita Petani Usian75 Tahun Jadi Tersangka karena Tebang Pohon Jati yang Ditanam Sendiri

Regional
Bobby Nasution Resmi Jadi Wali Kota Medan

Bobby Nasution Resmi Jadi Wali Kota Medan

Regional
Usai Dilantik, Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya, Berikan Ponsel ke Penjaga Parkir

Usai Dilantik, Bupati Trenggalek Mampir ke SMA 6 Surabaya, Berikan Ponsel ke Penjaga Parkir

Regional
Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Padang Panjang Melebihi Target

Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Padang Panjang Melebihi Target

Regional
Tanggapan BCA soal Kasus Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Seorang Warga Dipenjara

Tanggapan BCA soal Kasus Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Seorang Warga Dipenjara

Regional
Mantan Sales Mobil Jadi Wali Kota Cilegon, Ini Jumlah Harta Miliknya

Mantan Sales Mobil Jadi Wali Kota Cilegon, Ini Jumlah Harta Miliknya

Regional
Terapkan Perda Kawasan Tanpa Rokok, Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulonprogo Disita

Terapkan Perda Kawasan Tanpa Rokok, Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulonprogo Disita

Regional
Terungkap, Nenek di Bandung yang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Ternyata Dibunuh Pembantunya, Ini Motifnya

Terungkap, Nenek di Bandung yang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Ternyata Dibunuh Pembantunya, Ini Motifnya

Regional
Polda Sumbar Bentuk Tim Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19

Polda Sumbar Bentuk Tim Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19

Regional
Senggol Bodi Truk Saat Hendak Mendahului, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Senggol Bodi Truk Saat Hendak Mendahului, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Regional
Alesya Kafelnikova Sebut Foto Viral Tanpa Busana di Atas Gajah Karya Seni dan Kecintaan pada Hewan

Alesya Kafelnikova Sebut Foto Viral Tanpa Busana di Atas Gajah Karya Seni dan Kecintaan pada Hewan

Regional
Derita Kusmiyati: Anaknya Urung Jadi PNS, Duit Utang Rp 200 Juta Raib

Derita Kusmiyati: Anaknya Urung Jadi PNS, Duit Utang Rp 200 Juta Raib

Regional
Istri Selingkuh, Anak Dibunuh, Feri: Itu karena Kesalahan Saya...

Istri Selingkuh, Anak Dibunuh, Feri: Itu karena Kesalahan Saya...

Regional
Anaknya Tewas Ditembak Polisi di Kafe Cengkareng, Ayah Korban: Jangan Kematian Dibalas dengan Mati

Anaknya Tewas Ditembak Polisi di Kafe Cengkareng, Ayah Korban: Jangan Kematian Dibalas dengan Mati

Regional
Ganjar Minta Bupati Wali Kota 'Jembar Dadane Dhowo Ususe'

Ganjar Minta Bupati Wali Kota "Jembar Dadane Dhowo Ususe"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X