Kompas.com - 10/02/2017, 22:55 WIB
Sejumlah pemuka agama Hindu memimpin upacara Tawur Agung Kasanga di Bundaran Adipura, Bandar Lampung, Selasa (8/3/2016). Upacara Tawur Agung menjadi ritual keagamaan sebelum umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi pada Rabu (9/3/2016). KOMPAS/ANGGER PUTRANTOSejumlah pemuka agama Hindu memimpin upacara Tawur Agung Kasanga di Bundaran Adipura, Bandar Lampung, Selasa (8/3/2016). Upacara Tawur Agung menjadi ritual keagamaan sebelum umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi pada Rabu (9/3/2016).
Penulis Jodhi Yudono
|
EditorJodhi Yudono

MOJOKERTO, KOMPAS.com--Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Mojokerto meminta kepada pemerintah kabupaten setempat untuk dibantu tenaga guru pendidik di tingkat Sekolah Dasar sampai dengan tingkat atas.

Sri Wangi selaku Ketua PHDI Kabupaten Mojokerto, Jumat, mengatakan saat ini pihaknya ingin bersinergi terkait dengan bidang pendidikan di kabupaten setempat.

"Kami juga ingin bersinergi di bidang pendidikan, dimana keberadaan tenaga pendidik Agama Hindu untuk anak SD, SMP dan SMA akan sangat membantu," katanya saat melakukan audiensi dan koordinasi terkait pelaksanaan rangkaian Upacara Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939 Tahun 2017 di Mojokerto.

Dalam kesempatan itu dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang telah membantu renovasi beberapa Pura yang tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Mojokerto.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto, yang telah membantu proses renovasi Pura yang ada di Kabupaten Mojokerto," katanya.

Ia juga menjabarkan beberapa rangkaian Upacara Hari Raya Nyepi yang rencananya bakal dilakukan di beberapa titik penting salah satunya situs wisata religi Petirtan Jolotundo dan Taman GOR Gajah Mada, Mojosari.

"Ada beberapa rangkaian acara dalam Hari Raya Nyepi. Diantaranya Upacara Melasti di Petirtan Jolotundo pada Minggu 19 Maret 2017 pukul 09.30 WIB hingga 12.00 WIB," katanya.

Selanjutnya, kata dia, ada Upacara Pencaruan Tilem Kasanga atau Tawur Agung di Taman GOR Gajah Mada Mojosari hari Senin tanggal 27 Maret 2017 pukul 10.00 WIB sampai 13.00 WIB.

"Disusul rangkaian upacara penting lainnya seperti Tapa Brata, Ngembak Geni hingga Dharma Santi. Kami ingin koordinasi secara matang dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dengan harapan rangkaian acara bisa berjalan dengan baik," katanya berharap.

Sementara itu, Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi dalam sambutannya menyambut baik sinergi yang ingin dibangun antara PHDI Kabupaten Mojokerto dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

"Pemerintah Kabupaten Mojokerto selalu mendukung penuh dan menjalin sinergi mesra dengan elemen masyarakat, salah satunya organisasi agama maupun kemasyarakatan. Terkait hal-hal teknis baik rangkaian Upacara Hari Raya Nyepi 2017 dan sinergi hal lainnya, akan kami atur dengan badan atau dinas-dinas yang terkait secepatnya," katanya.



Sumber ANTARA

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X