Kompas.com - 08/02/2017, 20:35 WIB
Wali kota Pontianak, Sutarmidji saat melakukan prosesi tepung tawar dalam persemian Bus Rapid Transit di Kantor Dinas Perhubungan, Pontianak, Kalimantan Barat (8/2/2017) Humas Pemkot Pontianak/Jemmy IbrahimWali kota Pontianak, Sutarmidji saat melakukan prosesi tepung tawar dalam persemian Bus Rapid Transit di Kantor Dinas Perhubungan, Pontianak, Kalimantan Barat (8/2/2017)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

PONTIANAK, KOMPAS.com - Lima unit bus rapid transit (BRT) bantuan dari Kementerian Perhubungan RI resmi beroperasi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, sejak Rabu (8/2/2017).

Kehadiran bus ini setidaknya menambah moda angkutan dalam kota di Pontianak yang semakin berkurang.

Peresmian bus itu ditandai dengan prosesi tepung tawar oleh Wali Kota Pontianak Sutarmidji beserta Kepala Polresta Pontianak Kombes Pol Iwan Imam Susilo di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Pontianak.

"Meskipun bus ini mengangkut penumpang umum, namun lebih diprioritaskan bagi para pelajar. Terutama pelajar SMP yang dilarang membawa kendaraan bermotor karena belum memiliki surat izin mengemudi (SIM)," ujar Sutarmidji.

Tarif untuk pelajar disubsidi oleh Pemerintah Kota Pontianak sehingga akan jauh lebih murah dibandingkan dengan tarif penumpang umum.

Dalam dua pekan ini, pelajar boleh menggunakan BRT secara gratis. Setelah itu akan dikenai biaya sebesar Rp 1.000 hingga Rp 1.500. Adapun tarif umum diperkirakan antara Rp 4.500 dan Rp 5.000.

Tarif itu di atas tarif naik oplet supaya tidak mematikan transportasi yang sudah ada lebih dulu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau tarif bus lebih murah, dikhawatirkan penumpang oplet semakin berkurang," kata Sutarmidji.

Dalam pengoperasian BRT, Pemkot Pontianak bekerja sama dengan DAMRI untuk dana subsidi senilai Rp 1,3 miliar hingga Rp 1,4 miliar selama setahun.

Pendapatan yang diperoleh dari pengoperasian bus itu menjadi pemasukan bagi pemkot.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.